Hakim Hukum Remaja AS Ini Bayar Denda Rp 508 Miliar
Hakim Hukum Remaja AS Ini Bayar Denda Rp 508 Miliar Karena Sebabkan Kebakaran Hutan

Hakim Hukum Remaja AS Ini Bayar Denda Rp 508 Miliar Karena Sebabkan Kebakaran Hutan

TRIBUNJAKARTA.COM, OREGON- Seorang remaja berusia 15 tahun dijatuhi hukuman membayar ganti rugi hingga 36 juta dollar AS (sekitar Rp 508 miliar) setelah mengaku menjadi penyebab terjadinya kebakaran besar di hutan liar di Oregon, AS pada September 2017 lalu.

Keputusan tersebut dibacakan hakim pengadilan di Hood River, Oregon, dalam persidangan yang digelar pada Senin (21/5/2018).

Hakim tersebut, membuat keputusan itu setelah meninjau kesesuaian dengan undang-undang yang berlaku, memaksakan denda yang sangat besar kepada anak di bawah umur.

Hakim mengatakan, remaja itu tetap harus membayar ganti rugi tersebut meski dengan cara dicicil. Demikian diberitakan The Oregonian dilansir New York Post.

“Saya cukup puas dengan perintah ganti rugi dalam kasus ini yang menunjukkan beratnya pelanggaran yang dilakukan oleh remaja itu,” kata Hakim John A Olson dalam catatan keputusan ganti rugi tersebut.

Dia menambahkan, ganti rugi sebesar 36 juta dollar AS yang dibebankan sudah sangat proporsional dengan pelanggaran yang dilakukannya, serta tidak melebihi nilai kerusakan yang ditimbulkan akibat tindakan remaja itu.

Sementara pihak pengacara terdakwa, sanksi yang dijatuhkan kepada kliennya terlalu tidak masuk akal, terutama dalam besaran ganti rugi yang menurutnya absurd dan konyol.

Kebakaran besar yang melanda hutan liar di Oregon pada 5 September 2017 lalu menghanguskan lahan seluas lebih dari 7.000 hektar.

Kerugian akibat kebakaran di antaranya dialami Departemen Kehutanan AS sebesar 21 juta dollar (Rp 296 miliar), Departemen Trasportasi Oregon sebesar 12,5 jta dollar (Rp 176 miliar), serta masing-masing kerugian 1 juta dollar (Rp 14 miliar) untuk Pemadam Kebakaran Oregon dan Perusahaan Perkeretaapian Union Pacific.

Baca Juga : Muat Konten Teror, Platform Medsos Juga Akan Diproses Hukum

1 Response

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024
Amanat Undang-undang, 39 Advokat Diangkat Dalam Sidang DPP Kongres Advokat Indonesia
January 29, 2024
Presiden KAI: Menunjukkan BAS Tiap Sidang Tidak Selaras Dengan Digitalisasi di Mahkamah Agung
December 18, 2023
Presiden KAI Dr. Tjoetjoe Tegaskan Advokat JM Diduga Pelaku Asusila Tak Terdaftar Anggota Kongres Advokat Indonesia
December 13, 2023