FITRA: Ada Potensi Korupsi Rp 378 Milyar pada APBD Banten
FITRA: Ada Potensi Korupsi Rp 378 Milyar pada APBD Banten

FITRA: Ada Potensi Korupsi Rp 378 Milyar pada APBD Banten

FITRA: Ada Potensi Korupsi Rp 378 Milyar pada APBD Banten

Gatra.com – Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) melansir adanya potensi korupsi sejumlah Rp 378 milyar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten tahun 2014-2015. Peneliti Politik Anggaran FITRA Gurnadi R, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Minggu (8/5), menyebutkan, potensi tersebut sesuai hasil kajian investigasi FITRA terhadap audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

Potensi korupsi sejumlah Rp 378 milyar tersebut terdiri dari 6 kasus. Pertama, sejumlah Rp 246,5 milyar atau 15% dari belajar hibah tahun 2014. Kasus ini terjadi diduga karena tidak dilakukannya proses verifikasi terhadap proposal permohonan.

Kedua, senilai Rp 37,3 milyar (2% dari belanja hibah 2014) tidak didukung Naskah Perjanjian Hibah Daerah dan Berita Acara Serah Terima.

Ketiga, senilai Rp 9,7 milyar (11% dari belanja bantuan sosial 2014) yang tidak didukung kelengkapan dokumen pengajuan.

Keempat, senilai Rp 8,9 milyar akibat 73 instansi atau lembaga atau organisasi masyarakat tidak menyerahkan proposal pada bibah tahun 2015.

Kelima, senilai Rp 9,1 miliar akibat 44 instansi atau lembaga atau organisasi masyarakat tidak didukung poposal pencairan, dengan total mencapai Rp 9,1 milyar.

Keenam, senilai Rp 67,9 milyar terdiri dari 27 instansi atau lembaga atau organisasi masyarakat tidak menyerahkan proposal dan proposal pencairan pada hibah tahun 2015

(Kongres Advokat Indonesia)

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024