Calo Ungkap Besaran Tarif Mahar Kawin Kontrak Kawasan Puncak Cianjur - Kongres Advokat Indonesia

Calo Ungkap Besaran Tarif Mahar Kawin Kontrak Kawasan Puncak Cianjur

KUMPARAN.COM – Calo praktik kawin kontrak di kawasan wisata Puncak, Cipanas, Cianjur, buka-bukaan soal prostitusi berkedok agama ini. Ia mengatakan, dalam satu kali pernikahan pihak perempuan bisa mendapatkan Rp 15 hingga Rp 25 juta.

“Dalam satu kali transaksi untuk menjalankan kawin kontrak, pihak perempuan dapat meraup uang yang sekaligus maharnya berkisar Rp 15 juta hingga Rp 25 juta,” ujar calo yang tak mau disebutkan namanya, Senin (7/6). Ia menambahkan, durasi kawin kontrak itu paling lama hanya satu bulan. Biasanya, pelaku kawin kontrak merupakan wisatawan Timur Tengah yang berlibur di Kawasan Puncak, Cianjur.

“Mereka melaksanakan kawin kontrak paling lama hanya sampai satu bulan, atau hingga masa liburan wisatawannya berakhir. Kasiannya lagi kalau sampai hamil dan punya anak, sedangkan statusnya hanya kawin kontrak,” imbuhnya. Calo itu mengatakan pelaku kawin kontrak itu tak sedikit yang telah berkeluarga. Bahkan ilmu agamanya pun tergolong tinggi.

“Mereka (Pelaku kawin kontrak) beralasan untuk menghindari zina. Padahal, praktik tersebut tak beda jauh dengan praktik prostitusi terselubung. Hanya, berdalih agama,” ujarnya.Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur, Abdul Rauf, menegaskan praktik kawin kontrak menyalahi aturan agama.Menurutnya dalam pernikahan tidak diperbolehkan adanya batasan waktu. Ikrar pernikahannya pun tidak sah jika waktunya dibatasi.”Sangat menyalahi, karena dalam kawin tidak dibolehkan ada batasan waktu. Kalau ada batasan waktu, jelas menyimpang. Tidak sah nikahnya,” kata Rauf.

1 Response

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024
Amanat Undang-undang, 39 Advokat Diangkat Dalam Sidang DPP Kongres Advokat Indonesia
January 29, 2024
Presiden KAI: Menunjukkan BAS Tiap Sidang Tidak Selaras Dengan Digitalisasi di Mahkamah Agung
December 18, 2023
Presiden KAI Dr. Tjoetjoe Tegaskan Advokat JM Diduga Pelaku Asusila Tak Terdaftar Anggota Kongres Advokat Indonesia
December 13, 2023