KPK Tolak Laporan Gratifikasi Budi Supriyanto
KPK Tolak Laporan Gratifikasi Budi Supriyanto

KPK Tolak Laporan Gratifikasi Budi Supriyanto

KPK Tolak Laporan Gratifikasi Budi Supriyanto

Beritasatu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan menolak laporan penerimaan sejumlah uang yang disampaikan Anggota Komisi V dari Fraksi Golkar Budi Supriyanto. Hal ini lantaran KPK menduga laporan tersebut terkait dengan kasus yang sedang ditangani.

Direktur Gratifikasi KPK, Giri Suprapdiono mengatakan, Budi melaporkan penerimaan uang sebesar SGD305.000. Penerimaan uang itu dilaporkan Budi melalui melalui penasihat hukumnya pada 1 Februari 2016 lalu. Namun, setelah dianalisa, Direktorat Gratifikasi menolak laporan Budi.

“Setelah dilakukan analisa dan koordinasi, diputuskan untuk ditolak,” kata Giri dalam pesan singkat, Selasa (1/3).

Penolakan ini lantaran Direktorat Gratifikasi menduga uang yang dilaporkan Budi terkait dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang sedang ditangani KPK. Namun, Giri enggan menjelaskan kasus yang dimaksud. Selanjutnya, uang tersebut disita penyidik.

“Uang tersebut kemudian disita penyidik KPK pada tanggal 10 Februari 2016,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK menegaskan, pengembalian uang yang diduga suap tidak menghilangkan tindak pidana yang dilakukan. Pihaknya akan tetap memproses secara hukum penerima uang tersebut.

“Meski mengembalikan maka akan tetap diproses,” tegasnya.

Dari informasi yang diperoleh, uang yang dilaporkan Budi kepada KPK tersebut diduga merupakan bagian dari suap terkait proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) yang telah menjerat koleganya dari Fraksi PDIP, Damayanti Wisnu Putranti. Langkah Budi melaporkan penerimaan uang ini diduga merupakan upayanya untuk terbebas dari jeratan hukum.

(Kongres Advokat Indonesia)

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

PJ Sekda Sidenreng Rappang Jajaki Kerjasama Bidang Hukum dengan Kongres Advokat Indonesia
PJ Sekda Sidenreng Rappang Jajaki Kerjasama Bidang Hukum dengan Kongres Advokat Indonesia
April 25, 2024
Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024