Tiga Bulan, 4.729 WNI Ditahan Di Malaysia
Tiga Bulan, 4.729 WNI Ditahan Di Malaysia

Tiga Bulan, 4.729 WNI Ditahan Di Malaysia

MALAYSIA, validnews.id – Indonesia masih menjadi negara dengan jumlah Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI) yang ditahan oleh Pemerintah Malaysia pada periode 1 Januari 2019 hingga 21 Maret 2019. Jumlah yang tertangkap sebanyak 4.729 orang.

“Sepanjang tempo mulai 1 Januari 2019 hingga 21 Maret 2019 kami telah mengadakan sebanyak 4.454 operasi penegakan hukum di seluruh negara,” ujar Direktur Imigrasi Malaysia Dato’ Indera Khairul Dzaimee Bin Daud, kepada media di Kuala Lumpur, seperti dilansir Antara, Sabtu (23/3).

Dari ribuan operasi penegakan hukum itu terdapat 63.286 orang telah diperiksa. Hasilnya 13.677 PATI dari pelbagai warga negara telah ditahan atas pelbagai kesalahan imigrasi. Selain itu, ada sebanyak 311 majikan yang ikut ditahan dalam kurun waktu tersebut.

“Daripada jumlah keseluruhan PATI yang ditahan, penangkapan tertinggi adalah warga Indonesia sebanyak 4.729 orang diikuti oleh warga Bangladesh sebanyak 3.164, Filipina sebanyak 1.362, Myanmar sebanyak 1.357 dan sisanya dari negara-negara lain,” tambahnya

Ia menjelaskan, ribuan operasi untuk penjaringan PATI di antaranya 1.110 operasi di kawasan rumah kediaman, 799 operasi di kedai dan tempat perniagaan, 256 operasi di restoran dan kedai makan, 203 operasi di rumah urut (pijat) dan pusat hiburan, 358 operasi di rumah kongsi dan tapak konstruksi, 115 operasi di pasar dan selebihnya operasi di lain-lain tempat.

“Sepanjang tahun ini dari 1 Januari hingga 21 Maret 2019 sebanyak 11.915 tahanan telah diusir ke negara asal masing-masing. Langkah proaktif diambil dengan mempercepat proses pendakwaan dan pengusiran supaya setiap tahanan dapat diusir dengan segera,” katanya.

Departemen Imigrasi Malaysia terus berkomitmen melaksanakan operasi-operasi penegakan hukum dan langkah-langkah pencegahan di pintu masuk/keluar negara, pengurusan pekerja asing dan lain-lain hal berkaitan dengan Imigrasi di Malaysia.

“Usaha ini adalah bagi memastikan negara bebas dari belenggu masalah PATI dan warga asing bermasalah selaras dengan tujuan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri,” katanya.

Dia menegaskan komitmen itu diwujudkan melalui operasi penegakan hukum terus-menerus dan usaha-usaha pengusiran PATI dengan segera melalui kerja sama dengan kedutaan dan wakil negara asal mereka.

Baca Juga : Dalami Kasus Rommy, KPK Periksa 12 Saksi Di Polda Jawa Timur

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024