Ganjar Imbau Masyarakat Tak Demo Kasus Hukum Ketua PA 212
Ganjar Pranowo Imbau Masyarakat Tak Demo Kasus Hukum Ketua PA 212

Ganjar Pranowo Imbau Masyarakat Tak Demo Kasus Hukum Ketua PA 212

VIVA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau masyarakat tidak membuat provokasi dalam bentuk apa pun berkaitan dengan proses hukum pada Slamet Ma’arif, Ketua Persaudaraan Alumni 212.

Dia mengingatkan bahwa sebaiknya percayakan sepenuhnya kepada polisi, sementara masyarakat tetap tenang.

“Tenang sajalah kalau gitu. Sudah, [serahkan] sama penegak [hukum]; kasih saja ke penegak. Jangan dikompori,” kata Ganjar usai acara Rapat Koordinas Kebencanaan di kantornya, Semarang, Rabu, 13 Februari 2019.

Ganjar menyarankan masyarakat tidak meributkan pemeriksaan dugaan pelanggaran pemilu dengan tersangka Samsul Ma’arif itu. Biarkan saja yang Slamet menjelaskan kepada polisi, dan sebaliknya polisi menyelidikinya sesuai peraturan perundangan.

Politikus PDIP itu bahkan menganjurkan masyarakat tak menggelar aksi demonstrasi apa pun berkaitan dengan proses hukum Slamet. Sebab dia menengarai aksi-aksi semacam itu dapat memicu keriuhan lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Eggak usah diributin biar semua bisa saling menjelaskan dan saling membela diri sehingga tidak ribut.

Kalau enggak, nanti merangsang orang untuk ribut, dan enggak usahlah aksi-aksian (demonstrasi),” ujarnya.

Kepala Polda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Polisi Condro Kirono mengaku memerintahkan aparatnya meningkatkan level pengamanan saat pemeriksaan Slamet Ma’arif pada 18 Februari 2019 demi megantisipasi gangguan keamanan. Polda menyiagakan pasukan Sabhara dan Brimob.

Pemeriksaan Samsul Ma’arif di Markas Polda Jawa Tengah, kata Condro, sebenarnya digelar hari ini. Tetapi pengacara Slamet meminta ditunda hingga pekan depan.

Meski pemeriksaan itu diundur, massa dari organisasi Islam Solo dan sekitarnya berunjuk rasa di depan Markas Polres Kota Solo pagi tadi. Massa membentangkan spanduk dan poster, salah satunya bertuliskan ‘stop kriminalisasi ulama’.

Slamet disangka melanggar aturan pemilu saat berceramah dalam kegiatan acara Tablig Akbar 212 di Solo pada 13 Januari 2019. Slamet dituduh berkampanye di luar jadwal yang ditetapkan KPU, KPU provinsi dan kabupaten/kota sebagaimana diatur dalam Pasal 280 ayat (1).

Baca Juga : Geledah Rumah Dirut Jasa Marga, KPK Temukan Sejumah Dokumen Penting

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

PJ Sekda Sidenreng Rappang Jajaki Kerjasama Bidang Hukum dengan Kongres Advokat Indonesia
PJ Sekda Sidenreng Rappang Jajaki Kerjasama Bidang Hukum dengan Kongres Advokat Indonesia
April 25, 2024
Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024