Guru Besar FHUB: Junjung Tinggi Kode Etik Profesi Hukum
Guru Besar FHUB: Junjung Tinggi Kode Etik Profesi Hukum

Guru Besar FHUB: Junjung Tinggi Kode Etik Profesi Hukum

TIMESINDONESIA, MALANG – Guru Besar FH UB (Fakultas Hukum Universitas Brawijaya), Prof Masruchin Rumbai menyampaikan, bahwa Kode Etik Profesi Hukum saat ini, mulai dilupakan. Ia menilai seharusnya kode etik ini menjadi acuan dan pedoman profesi hukum untuk menegakkan keadilan.

“Intinya hukum itu harus adil. Penegakan hukum harus adil dalam banyak hal,” katanya, dalam orasi ilmiah 70 tahun Guru Besar FH UB, Senin (4/2/2019).

Ia mengatakan bahwa peran profesi hukum di Indonesia saat belum mencerminkan keadilan. Banyak produk penegak hukum yang belum menanamkan kode etik profesi hukum.

Hal ini terlihat dari banyaknya kasus yang menjerat penegak hukum dan oknum makelar kasus.

“Harus ada penanaman kembali kode etik profesi hukum untuk setiap individu, agar hukum bisa ditegakkan,” tambahnya.

Sementara itu, Dekan FHUB, Rachmad Safa’at menyebutkan bahwa peringatan 70 tahun Guru Besar merupakan sebuah apresiasi. Apresiasi ini ditujukan untuk menghormati jasa dan pengabdian Guru Besar yang mencapai usia 70 tahun.

“Beliau merupakan sosok cendekiawan yang mengembangkan hukum Islam. Beliau banyak menerapkan hukum yang berpedoman pada Al Quran dan Hadits,” katanya.

Rachmad menyampaikan saat ini banyak ilmuan meninggalkan Al quran dan mempelajari pemikiran barat. Padahal pemikiran unggul di Islam sangat banyak seperti Ibnu Khaldun.

“Tidak banyak pemikir hukum Islam, tapi Prof Masruchin konsisten mengkaji hukum Islam dan menarik untuk dipelajari,” tambahnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, peringatan 70 tahun Guru Besar FH UB, Prof Masruchin Rumbai, yang diwarnai orasi ilmiah Kode Etik Profesi Hukum dihadiri oleh Mendikbud RI, Muhadjir Effendy.

Baca juga : Eni Saragih Belum Kembalikan Setengah Penerimaan Suapnya

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024