Banyak Tindak Pidana Korupsi, Jokowi Pecat 480 PNS
Banyak Tindak Pidana Korupsi, Jokowi Pecat 480 PNS

Banyak Tindak Pidana Korupsi, Jokowi Pecat 480 PNS

Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Pembina Kepegawaian (PPK) dan Pejabat yang Berwenang (PyB) memutuskan untuk memberhentikan ratusan pegawai negeri sipil (PNS) yang terlibat tindak pidana korupsi. Melalui laman setkab.go.id, dikutip CNBC Indonesia, Kamis (3/1/2019), pemerintah memberhentikan 480 hak abdi negara dengan tidak hormat yang telah dijatuhi hukuman berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Jumlah tersebut terdiri dari 177 surat keputusan (SK) pemberhentian tidak hormat di instansi pusat, dan 303 SK di daerah,” kata Asisten Deputi bidang Pembinaan Integritas Penegakan Disiplin Kementerian PANRB Bambang Dayanto.

Langkah ini dilakukan sesuai dengan surat keputusan bersama (SKB) Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), serta Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang mengatur tentang penegakan hukum terhadap PNS yang melakukan tindak pidana kejahatan jabatan.

Berdasarkan data BKN, jumlah PNS yang tersangkut masalah tipikor terbesar berada di Sumatera Utara sebanyak 79 orang, Jawa Timur 43 orang, dan Nusa Tenggara Timur 36 orang. Terendah, berada di Lampung sebanyak 1 orang. Dalam SKB tersebut, diamanatkan kepada PPK dan PyB untuk melaksanakan pemberhentian PNS tidak hormat karena dihukum penjara atau kurungan berdasarkan keputusan pengadilan yang inkracht.

“Untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, seluruh PPK wajib mendukung apa yang dilakukan oleh BKN, Kemendagri, dan Kementerian PANRB,” jelasnya. Bambang meminta, seluruh pimpinan daerah dan instansi untuk segera memecat seluruh PNS yang tersangkut korupsi di akhir 2018, tanpa kompromi.

Baca Juga : Pakar: Bertanya Soal Surat Suara di Medsos Termasuk Hoaks

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024