Perkara Gugatan Rp 2,6 Miliar Gara-gara Tebang Pohon
Perkara Gugatan Rp 2,6 Miliar Gara-gara Tebang Pohon, Kini Muncul 'Koin untuk Jaksa'

Perkara Gugatan Rp 2,6 Miliar Gara-gara Tebang Pohon, Kini Muncul ‘Koin untuk Jaksa’

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG – Jaksa KPK, Hendra Apriansyah, yang menggugat tetangganya, Deddy Octo, karena perkara penebangan pohon mendapat sorotan berbagai pihak.

Tak hanya sejumlah media lokal maupun nasional yang memberitakan, saat ini muncul juga ‘Koin Untuk Jaksa’ di kanal kitabisa.com.

Penggalangan donasi untuk Octo dilakukan jika gugatan Hendra dikabulkan majelis hakim. ‘Koin Untuk Jaksa’ diinisiasi oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Banten, karena melihat angka gugatan yang begitu besar.

“Jika kelak gugatan itu dikabulkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang, Pak Deddy tentu tidak akan sanggup membayarnya. Kami mengajak publik untuk bersama-sama membantu Pak Deddy mengumpulkan uang sebagai persiapan jika kelak gugatan dikabulkan. Jika gugatan ditolak, dana yang terkumpul akan dipergunakan kegiatan sosial,” terang ketua LBH Keadilan, Abdul Hamim Jauzie, yang juga kuasa hukum Deddy Octo, Senin (1/10/2018).

Pantauan TribunJakarta.com, sampai saat ini, donasi sudah terkumpul sebanyak Rp 929.657.
Angka tersebut didapat dari sembilan akun donatur sejak tanggal 29 September 2018 hingga 30 September 2018.

Salah satu donatur, Mulyono, juga menyampaikan pesan di website donasi itu.
“Hanya bisa donasi receh, semoga bila sudah tidak ada rasa kebersamaan dan rasa permusyawarahan, biarlah sedikit uang ku ini untuk menutupnya,” tulis Mulyono.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, proses persidangan gugatan perdata itu sudah berjalan satu kali yang berujung penundaan.

Baca Juga : David Beckham Terbukti Ngebut, Tapi Tidak Dikenai Hukuman

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Dr. Tjoetjoe: Kongres IV KAI Tempat Reuni & Berkumpul AdvoKAI se-Indonesia
May 22, 2024
RDP Pimpinan Se-Indonesia, Pengurus Daerah Solid Dukung Sistem Presidium Gantikan Sistem Presidensil di KAI
May 22, 2024
aldwin rahadian megantara vice president kongres advokat indonesia
Ciptakan OA yang Kondusif, DPP KAI Gelar RDP Bahas Sistem Kepemimpinan Presidium
May 22, 2024
PJ Sekda Sidenreng Rappang Jajaki Kerjasama Bidang Hukum dengan Kongres Advokat Indonesia
PJ Sekda Sidenreng Rappang Jajaki Kerjasama Bidang Hukum dengan Kongres Advokat Indonesia
April 25, 2024
Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024