Penegakan Hukum Lalu Lintas Secara Elektronik Harus Segera Dimulai
Penegakan Hukum Lalu Lintas Secara Elektronik Harus Segera Dimulai

Penegakan Hukum Lalu Lintas Secara Elektronik Harus Segera Dimulai

JAKARTA, KOMPS.com – Brigjen Pol Chryshnanda Dwilaksana, Dirkamsel Korlantas Polri, memberikan pesan kepada Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI Jakarta untuk segera mengimplementasikan penegakan hukum lalu lintas secara elektronik, atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE).

Menurut Chryshnanda, aturan ini sudah diwacanakan sejak lama, tetapi sampai sekarang belum bisa berjalan dengan baik. Sebenarnya, kata dia, bukan tidak bisa dilakukan, tetapi memang banyak masalah yang bersangkutan dengan aturan lain.

“Jadi saya minta agar segera dilaksanakan. Dilaksanakan dulu saja, kurangnya nanti sambil berjalan,” kata Chryshnanda di acara Forum Group Discussion di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (13/9/2018).

Tahap awal, dia minta untuk diterapkan di Jakarta, karena sebagai Ibu Kota negara, dan selanjutnya bisa diikuti oleh Polda lainnya, agar dapat diimplementasikan secara menyeluruh.

“Saya sangat mengharapkan untuk segera diberlakukan. Lalu lintas itu sebagai urat nadi suatu negara, dan penegakan hukum secara elektronik ini sangat dibutuhkan,” ucap dia.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf menambahkan, kebijakan ini akan memberikan banyak manfaat kepada masyarakat luas, sehingga ke depan harus segera dimulai.

“Tantangannya memang banyak, tetapi akan kita coba untuk segera diimplementasikan. Negara lain seperti Singapura sudah menerapkan ini sejak lama, kita belum, tetapi ke depan akan dimulai, karena lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,” kata Yusuf di tempat sama.

Apabila sudah diterapkan, maka penegakan hukum secara elektronik bisa diawasi dengan sistem CCTV. Misal, memantau keadaan lalu lintas, mencegah dan mengurangi pelanggaran lalu lintas, hingga aksi kejahatan pelanggan lalu lintas.

Baca Juga : China Siapkan Pengadilan Internet 24 Jam

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024