Kajati Minta Penegakan Hukum di Laut Diperkuat - Kongres Advokat Indonesia
Kajati Minta Penegakan Hukum di Laut Diperkuat

Kajati Minta Penegakan Hukum di Laut Diperkuat

– Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri Asri Agung Putra melantik tiga Kepala Kejaksaan Negeri dan empat pejabat baru, kemarin. Tiga Kajari baru tersebut untuk Lingga, Karimun dan Tanjungpinang.

Kajari Tanjungpinang yang baru adalah Ahelya Abustam. Dia sebelumnya menjabat Kepala Bagian Penyusun Program, Laporan dan Penilaian pada Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung RI.

Lalu Kajari Lingga dijabat Imang Job Marsudi yang sebelumnya menjabat Koordinator Kejati Nusa Tenggara Barat. Kemudian Kajari Karimun dijabat Taufan Zakaria yang sebelumnya menjabat Kajari Tanggamus, Lampung.

Mereka dilantik bersama empat pejabat baru di aula Baharudin Loppa Kejati Kepri, Jalan Sei Timun, Senggarang, Tanjungpinang, Selasa (7/8). Empat pejabat selain Kajari baru yaitu asisten pidana umum (Aspidum), asisten bidang pengawas (Aswas) dan dua koordinator Kejati Kepri.

Aspidum Kejati Kepri resmi dijabat Arip Zahrulyani yang sebelumnya menjabat Kajari Mandailing Natal. Aswas Kejati Kepri dijabat Jasmin Simanullang yang sebelumnya menjabat Kajari Sidenrengrapang. Dua koordinator Kejati Kepri yakni I.G Punia Atmaja sebelumnya jaksa fungsional pada Jaksa Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung RI dan Eri Yudianto sebelumnya jaksa fungsional Kejati DKI Jakarta.

Kajati Kepri Asri Agung meminta pejabat yang baru dilantik bertugas dengan sungguh-sungguh dan bertanggungjawab. “Tanamkan dengan sungguh-sungguh ada tugas baru yang harus dilaksanakan dengan serius dan bertanggungjawab,” ungkap Asri usai pelantikan, kemarin.

Dia juga menegaskan pejabat baru diarahkan untuk mampu bertugas terkait penegakan hukum di laut. Menurut dia, di Kepri marak kasus-kasus pelanggaran hukum di laut. Sementara penanganannya beberapa instansi penegak hukum memiliki kewenangan untuk menangani tersebut. Menurut dia, dalam kasus di laut jaksa dalam posisi penting. Jaksa harus bisa menentukan di mana yang salah dan benar. “Khusus kepada Aspidum bahwa penegakan hukum di laut mewarnai tugas masing-masing, tolong dikuasi penanganan kasusnya. Penegakan hukum harus berkualitas, jangan sampai diintervensi oleh instansi lain,” papar dia.

Asri juga berpesan kepada pejabat baru Aswas Kejati Kepri agar melakukan pengawasan dan pencegahan kepada jaksa di jajaran Kejati Kepri. Dia ingin Aswas mengedepankan penguatan dan fungsi-fungsi jaksa agar berkualitas. Kemudian, kepada Kajari Tanjungpinang secara wilayah tugasnya semakin sempit karena hanya menangani Tanjungpinang. Namun, corak dan ragam akan berbeda karena sebagai ibu kota provinsi.

“Saya harap aswas lebih pada pencegahan dengan mengedepankan peranan penguatan kepada jaksa,” kata dia.

Untuk diketahui, pejabat lama sebelumnya adalah Aspidum Kejati Kepri dijabat Zulbahri mendapat jabatan baru sebagai Kajari Kabupaten Tangerang di Tigaraksa, Aswas Kejati Kepri Heni Wahyu Purwati menjabat Kepala Bagian Keuangan pada Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung RI.

Koordinator Kejati Kepri Taufiq Djalal menjabat Kajari Mandailing Natal di Payabungan, dan Koordinator Kejati Kepri Yuyun Wahyudi menjabat Kajari Danggala di Danggala. Selanjutnya, Kajari Tanjungpinang Herry Ahmad Pribadi mendapat jabatan baru sebagai Kepala Subdirektorat Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Hak Asasi Manusia (HAM) pada Direktorat HAM Berat Jaksa Agung Muda Kejagung RI. Kemudian, Kejari Lingga Dabo Singkep Puji Triasmoro menjabat sebagai Kajari Grobongan di Purwodadi.

Kajari Tanjungpinang Ahelya Abustam mengatakan dalam tahap awal ini akan mengenal kekuatan, kemampuan dan tantangan yang akan dijalaninya. Dia meminta dukungan kepada semua pihak dalam menjalaninya. “Saya semaksimal mungkin untuk memberikan pekerjaan dengan berjalan lancar. Mohon doa dan dukungannya,” kata Ahelya singkat. muhammad bunga ashab.

Baca Juga : Tolak Kompromi Wiranto, Komnas HAM Minta Kasus Diproses Hukum

1 Response

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

The Chef is TSH
June 10, 2024
Dihadiri Ribuan Advokat, Kongres IV KAI di Solo Trending Topic di Platform X
June 9, 2024
Pernah Ditempati Adnan Buyung Nasution, Honorary Chairman Kongres Advokat Indonesia Kini Diisi Tjoetjoe S Hernanto
June 8, 2024
Ribuan Advokat Padati Edutorium UMS Ahmad Dahlan untuk Kongres IV KAI
June 8, 2024
Dr. Heru Notonegoro: Ribuan Advokat akan Padati Solo Hadiri Kongres IV KAI 2024
June 7, 2024