Pengamat Kritik Anies-Sandi Ubah Nama Halte Bus 12 Mei Reformasi
Pengamat Kritik Anies-Sandi Ubah Nama Halte Bus 12 Mei Reformasi

Pengamat Kritik Anies-Sandi Ubah Nama Halte Bus 12 Mei Reformasi

TEMPO.CO, Jakarta -Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahardiansah mengkritik keras kebijakan Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno atau Anies-Sandi yang mengganti nama Halte Transjakarta 12 Mei Reformasi menjadi Halte Transjakarta Grogol.

Padahal pemberian nama Halte 12 Mei Reformasi dilakukan untuk menghargai perjuangan mahasiwa Universitas Trisaksi saat reformasi 1998.

“Kejadian itu menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti yakni, Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie. Kejadian itu juga melukai puluhan demonstran,” ujar Trubus kepada Tempo, Sabtu 17 Februari 2018.

Menurut Trubus perubahan nama ini menunjukkan sikap inkostiten Pemerintah Provinsi DKI dalam menetap kebijakan. Semua keputusan yang dilakukan oleh Gubernur sebelumnya seolah ingin dihilangkan.

“Jadi pemerintahan Anies-Sandi seolah ingin menghapus seluruh kebijakan yang dilakukan oleh Gubernur Ahok,” ungkap Trubus.

Dulu pada tahun 2013 Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta melakukan peresmian nama Terminal dan Halte Grogol 12 Mei Reformasi. Pergantian nama ini dilakukan untuk mengenang peristiwa demonstrasi besar-besaran para mahasiswa pada 12 Mei 1998 yang berujung pada tumbangnya rezim Orde Baru.

Trubus menambahkan pembatalan nama Halte 12 Mei Reformasi juga melecehkan Universitas Trisaksi sebagai lembaga pendidikan, yang diberlakukan sejak Jumat 16 Ferbruari 2018.

Padahal dulu juga sudah diwacanakan agar kawasan Grogol menjadi situs bersejarah perjalanan negeri ini. “Kalau begini, berarti Anies-Sandi tidak mengerti sejarah yang telah bergulir,” ucap Trubus menegaskan.

Baca Juga : Buron 10 Tahun, Terpidana Korupsi Lahan Ditangkap di Medan

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024