KY Akan Awasi Sejumlah Nama Hilang dari Dakwaan Setya Novanto
KY Akan Awasi Sejumlah Nama Hilang dari Dakwaan Setya Novanto

KY Akan Awasi Sejumlah Nama Hilang dari Dakwaan Setya Novanto

okezone.com, JAKARTA – Sejumlah nama politisi tak disebutkan terkait dengan kasus korupsi e-KTP dalam dakwaan Setya Novanto. Padahal, nama-nama besar seperti Gamawan Fauzi, Ganjar Pranowo, Yasonna Laoly dan Olly Dondokambey tertera dalam surat dakwaan terpidana e-KTP Irman dan Sugiharto.

Juru Bicara Komisi Yudisial Farid Wajdi mengatakan, sejak awal dimulainya persidangan kasus ini, pihaknya turun tangan melakukan pengawasan.

“Kami pastikan Komisi Yudisial turun kembali utk melakukan proses pemantauan sidang tipikor dalam SN tersebut,” ujar Farid kepada Okezone, Minggu (31/12/2017).

Soal nama-nama yang tidak dimunculkan dalam dakwaan Setya, Farid mengatakan hal itu sepenuhnya menjadi kewenangan jaksa. Meski demikian, langkah pengawasan tetap dilakukan sepanjang proses persidangan.

“Pemantaun dapat dilakukan baik secara terbuka, kepatuhan mengikuti ketentuan hukum acara dalam persidangan, maupun tertutup yaitu perilaku di luar persidangan,” jelasnya.

Farid berharap, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertindak independen dan tidak bisa diintervensi oleh pihak mana pun. Dalam proses hukum kasus ini, KPK juga ditantang untuk tidak tebang pilih dalam mengusut keterlibatan politisi tertentu.

“Jangan terpengaruh intervensi manapun, dalam maupun luar. Independen juga tidak berarti mengabaikan perhatian publik dan perkembangan hukum. Kepada publik kami ajak untuk tetap fokus pada upaya hukum dan menghormati proses tersebut sesuai dengan proporsinya,” ujar Farid.

Baca Juga : Unggah Meme Rizieq, Ade Armando Kembali Dipolisikan

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Dr. Tjoetjoe: Kongres IV KAI Tempat Reuni & Berkumpul AdvoKAI se-Indonesia
May 22, 2024
RDP Pimpinan Se-Indonesia, Pengurus Daerah Solid Dukung Sistem Presidium Gantikan Sistem Presidensil di KAI
May 22, 2024
aldwin rahadian megantara vice president kongres advokat indonesia
Ciptakan OA yang Kondusif, DPP KAI Gelar RDP Bahas Sistem Kepemimpinan Presidium
May 22, 2024
PJ Sekda Sidenreng Rappang Jajaki Kerjasama Bidang Hukum dengan Kongres Advokat Indonesia
PJ Sekda Sidenreng Rappang Jajaki Kerjasama Bidang Hukum dengan Kongres Advokat Indonesia
April 25, 2024
Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024