5 Fakta Presiden Kongres Advokat Indonesia Tjoetjoe Sandjaja Hernanto - Kongres Advokat Indonesia

5 Fakta Presiden Kongres Advokat Indonesia Tjoetjoe Sandjaja Hernanto

Viva – Tjoetjoe Sandjaja Hernanto selaku Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI) meminta agar pemerintah turut hadir dan mendengarkan aspirasi organisasi advokat yang sedang dilanda kisruh. Menurut penyampaiannya, semua organisasi advokat harus bisa dirangkul oleh pemerintah, terutama menteri terkait.

Pemerintah yang dimaksud oleh Tjoetjoe yakni seperti Menteri Hukum dan HAM serta Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan. Namun jajaran menteri tersebut jadi tidak mengetahui apa saja aspirasi dan kebutuhan di dunia advokat karena tidak duduk bareng bersama mereka saat pengadaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Bali pada 29-30 Mei 2022.

Lantas, siapa sosok Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI) tersebut? Mengutip dari berita VIVA yang sebelumnya sudah tayang dan sumber lainnya, berikut ini fakta Tjoetjoe Sandjaja Hernanto.

Seorang praktisi hukum

Adv. Tjoetjoe Sandjaja Hernanto dikenal sebagai seorang praktisi hukum andal dan profesional di Indonesia. Dirinya juga merupakan pemimpin Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang memiliki dedikasi, integritas dan profesionalisme. Selain itu, Tjoetjoe juga dikenal sebagai Kurator, Advokat Utama, Likuidator, Auditor Hukum, Asesor Advokat dan Instruktur Utama yang tersertifikasi.

Memperjuangkan sistem organisasi advokat multibar

Tjoetjoe memperjuangkan sistem Organisasi Advokat yang tadinya singlebar menjadi multibar dan juga turut memperjuangkan perubahan Undang-Undang Advokat sejak tahun 2011 lalu.

Pada rakernas dirinya juga menyoroti sistem organisasi advokat di Tanah Air dan praktik di lapangan yang sifatnya multibar. Menurutnya dengan sistem itu terdapat banyak organisasi advokat. Sehingga KAI ingin semua organisasi advokat tersebut hanya memiliki satu regulator agar segala aturan-aturan di dunia organisasi advokat mendapatkan perlakuan yang setara seperti yang telah dibahas dalam rakernas.

Regulator tersebut guna mengatur semua kebijakan organisasi advokat, termasuk menerapkan satu kode etik, satu Dewan Kehormatan, satu standar profesi advokat, satu Komisi Pengawas Advokat, satu standar pendidikan advokat (termasuk pendidikan lanjutan) hingga satu standar kompetensi advokat.

Meminta kehadiran pemerintah dalam organisasi advokat

Pada beberapa waktu lalu organisasi advokat Indonesia mengadakan Rakernas yang diadakan di Bali. Pada Rakernas tersebut, TJ juga turut mengundang dua perwakilan pemerintah, namun kedua perwakilan tersebut tidak bisa hadir. Sehingga keluhan dan aspirasi serta kebutuhan organisasi advokat tidak bisa mereka. Selain itu, diharapkan juga bahwa pemerintah dapat merangkul dan mengetahui persoalan dunia advokat

Pernah mendapatkan MURI

Dirinya juga pernah menerima Piagam Penghargaan dari MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) sebagai tokoh penggagas dan pemrakarsa ujian Kompetensi Dasar Profesi Advokat secara online.

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024