Presiden KAI Tegaskan Tidak Boleh Ada Intimidasi Antar Kelompok
Presiden KAI Tegaskan Tidak Boleh Ada Intimidasi Antar Kelompok

Presiden KAI Tegaskan Tidak Boleh Ada Intimidasi Antar Kelompok

Presiden Kongres Advokat Indonesia ADV. H. Tjoetjoe Sandjaja Hernanto, SH. MH. CLA sangat tegas mengatakan bahwa tidak boleh ada satu pun kelompok yang mengintimidasi kelompok lainnya di Indonesia. Baik bagian yang merasa mayoritas maupun mereka yang minoritas tidak boleh saling ancam karena hal tersebut hanya akan merusak sendi persatuan dan kesatuan di Indonesia.

“Beberapa perselisihan yang terjadi belakangan sebenarnya bukan karena isu agama atau sara, tapi intinya para tokoh ini kurang pandai menjaga lisannya,” tegas Tjoetjoe melalui pesan singkat.

Saat ini memang terasa sekali terjadi disintegrasi bangsa. Para advokat pun punya fenomena tersendiri. Saat ini sepertinya sedang ngetrend, untuk sebuah kasus atau masalah yang ramai di media massa, para advokat pun berbondong-bondong mendukung salah satu pihak dengan jumlah yang tidak sedikit.

Misalnya, persoalan penerimaan uang oleh Amien Rais yang dipersoalkan oleh jaksa KPK, para advokat gabungan dari PAN dan IMM hampir seratus orang lebih disiapkan. Kemudian dulu waktu ramai isu 411 dan HMI terkait di dalamnya, hampir 200 lebih pengacara lebih menyatakan dukungan pada organisasi tersebut. Kemudian yang teranyar ada 1000 advokat lebih di bawah kordinasi Yusril Ihza Mahendra yang akan membela HTI yang ingin dibubarkan oleh pemerintah.

Fenomena ini menurut Tjoetjoe merupakan imbas dari proses pendewasaan politik para tokoh bangsa yang masih kurang. Baik kelompok yang satu dan kelompok yang lainnya saat ini kurang menimbang baik dan buruknya sebuah perselisihan untuk persatuan bangsa. “Jika para tokoh bisa bersatu dan saling menahan diri, semua ini tidak perlu terjadi,” katanya. Tjoetjoe kembali menegaskan bahwa antara masing-masing kelompok harus saling menghormati dalam ribuan perbedaan yang ada di antara kita. Pada intinya, tidak boleh ada intimidasi, diskriminasi, maupun kriminalisasi terhadap siapapun di republik ini.

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

PJ Sekda Sidenreng Rappang Jajaki Kerjasama Bidang Hukum dengan Kongres Advokat Indonesia
PJ Sekda Sidenreng Rappang Jajaki Kerjasama Bidang Hukum dengan Kongres Advokat Indonesia
April 25, 2024
Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024