Frekuensi Ideal Hubungan Intim dalam Seminggu dari Usia Muda, Dewasa Hingga Tua - Kongres Advokat Indonesia

Frekuensi Ideal Hubungan Intim dalam Seminggu dari Usia Muda, Dewasa Hingga Tua

Sebuah studi tahun 2015 menemukan bahwa kesejahteraan umum dikaitkan dengan frekuensi hubungan intim, tetapi hanya sampai batas tertentu.

Kepuasan hubungan meningkat secara progresif dari tidak berhubungan hubungan intim hingga berhubungan hubungan intim sekali seminggu tetapi tidak meningkat lebih jauh (dan agak menurun) di luar titik ini.

Satu kali pertemuan hubungan intim per minggu cukup konsisten dengan rata-rata saat ini seperti dikutip Jurnal Soreang dari marriage.com.

Namun, kehidupan kita yang semakin sibuk mungkin menghalangi untuk melakukan lebih banyak hubungan intim.

Dibandingkan dengan frekuensi hubungan intim pada 1990-an, orang dewasa pada 2010 melakukan hubungan hubungan intim sembilan kali lebih sedikit per tahun.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang seberapa sering pasangan melakukan hubungan hubungan intim dalam hubungan pernikahan, berikut adalah artikel yang dapat memberi Anda informasi yang dibutuhkan.

Frekuensi ideal berhubungan hubungan intim sepenuhnya tergantung pada jenis waktu dan hubungan yang Anda miliki.

Namun, penelitian yang disebutkan di atas memang memberikan beberapa statistik mengenai frekuensi hubungan intim.

Frekuensi hubungan intim Rata-Rata

  1. Rata-rata orang dewasa

54 kali per tahun (sekitar sekali per minggu)

  1. Dewasa di usia 20-an

Sekitar 80 kali per tahun

  1. Dewasa di usia 60-an

20 kali per tahun

Meskipun frekuensi sering menurun seiring bertambahnya usia, aktivitas hubungan intim pada orang dewasa yang lebih tua tetap penting.

Secara umum, pasangan menikah yang lebih tua cenderung melakukan hubungan hubungan intim lebih sering daripada teman sebaya yang belum menikah dalam kelompok usia yang sama.

Apakah hubungan intim setiap hari baik untuk kesehatan?

Berhubungan hubungan intim setiap hari baik-baik saja dan bermanfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan.

Baik itu kesehatan jantung yang baik atau kulit yang cerah, hubungan intim adalah cara terbaik untuk menjaga hubungan Anda tetap hidup, menggairahkan, dan intim.

Bercinta, saling mencintai, dan hidup bahagia.

hubungan intim memenuhi kebutuhan fisik Anda dan membangun hubungan emosional antara kedua pasangan dalam suatu hubungan.

Faktor hubungan emosional lebih penting bagi wanita daripada pria.

hubungan intim memang memiliki banyak manfaat, tetapi itu tidak berarti bahwa itu harus menjadi tugas hidup sehari-hari dan wajib.

Tidak apa-apa bagi Anda untuk membatasi berapa kali Anda berhubungan hubungan intim dalam sehari atau seminggu.

Ini karena tidak selalu terjadi bahwa kedua pasangan ingin berhubungan hubungan intim secara bersamaan atau sesering yang lain.

Selain itu, kesediaan kedua pasanganlah yang membuat tindakan hubungan intim lebih memuaskan dan menyenangkan.

Memaksa seseorang untuk berhubungan hubungan intim dikenal sebagai pemaksaan hubungan intim dan tidak dianjurkan. PR

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

The Chef is TSH
June 10, 2024
Dr. Umar Husin: Keterwakilan Jadi Keunggulan Sistem Presidium Jika Diterapkan di Organisasi Advokat
May 26, 2024
Memikirkan Kembali Wacana Kepemimpinan Presidium
May 26, 2024
Road To Kongres, KAI Gelar Talkshow Refleksi Demokrasi
May 24, 2024
Dr. Tjoetjoe: Kongres IV KAI Tempat Reuni & Berkumpul AdvoKAI se-Indonesia
May 22, 2024