Pemerintah Diminta Serius Menghentikan Kekerasan di Myanmar

Pemerintah Diminta Serius Menghentikan Kekerasan di Myanmar

Kai.or.id – Aksi bela Rohingya 169 digelar di Lapangan Monas. Poin dari orasi para peserta aksi meminta pemerintah serius menghentikan kekerasan di Rekhine Myanmar.

Salah satu perwakilan presidium Selamat Maarif meminta pemerintah segera menghentikan hubungan diplomasi dengan Myanmar jika pemerintah dan militer Myanmar tidak menghentikan genosida terhadap umat Rakhine.

“Dengan hormat kepada pemerintah Indonesia hentikan hubungan diplomatik dengan Myanmar dan kami mendesak PBB untuk mengirimkan pasukan perdamaian ke Myanmar,” ujar Selamat.

Selamat maarif mengungkapkan karena sesungguhnya teroris itu tidak hanya dilakukan oleh umat Islam, melainkan siapa saja yang bertindak kekerasan adalah teroris.

“Maka dari itu mari kita berantas teroris di Myanmar sudah jelas ada di depan mata kita,” tambahnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama perwakilan jawara dan Advokat Eka Jaya mengajak seluruh umat Islam berangkat ke Myanmar untuk menghentikan genosida dan kekerasan di Rekhine jika pemerintah Indonesia tidak mengirimkan pasukan militernya.

“Kalau pemerintah tidak turunkan pasukan militernya maka umat Islam akan turun bersama. Mari kita berangkat bersama ke Myanmar,” katanya.

Karena menurut Eka berangkat ke Myanmar merupakan salah satu bentuk jihad. Untuk itu sebagai umat Islam tidak boleh takut berangkat ke Myanmar.

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

The Chef is TSH
June 10, 2024
Dr. Umar Husin: Keterwakilan Jadi Keunggulan Sistem Presidium Jika Diterapkan di Organisasi Advokat
May 26, 2024
Memikirkan Kembali Wacana Kepemimpinan Presidium
May 26, 2024
Road To Kongres, KAI Gelar Talkshow Refleksi Demokrasi
May 24, 2024
Dr. Tjoetjoe: Kongres IV KAI Tempat Reuni & Berkumpul AdvoKAI se-Indonesia
May 22, 2024