Pembekukan Saracen Diharap Mampu Membuat Jera

Pembekukan Saracen Diharap Mampu Membuat Jera Akun Sejenis

Kai.or.id – Laman Saracen tengah menjadi sorotan, serta memberikan beberapa kemungkinan bagi kelompok penebar kebencian lainnya.

Pengamat media sosial Enda Nasution, melihat sekilas dari aplikasi Instagram yang saat ini sudah banyak sekali bertebaran akun-akun gerakan kebencian dari berbagai sisi.

“Ini ada beberapa kemungkinan dengan ditangkapnya Saracen ini, pertama yang lain jadi takut atau kedua yang lain jadi hati-hati,” ujar Enda.

Penangkapan sindikat saracen, diungkapkan Enda lebih lanjut dilakukan secara online maupun offline oleh pihak kepolisian dengan intelijen khusus mereka. Ada dua kemungkinan, beberapa diantara organisasi yang hanya main-main merreka akan jadi takut dan berhenti, sementara yang profesional malah semakin melindungi diri.

Belum lagi, salah satu strategi Saracen adalah mengaburkan mana yang benar dan tidak, kadang mereka unggah informasi yang benar kadang tidak.

“Hatespeech dan kritik itu berbeda. Kalau kritik silahkan saja, berdasarkan fakta dan memang bukan kebencian . karena benci ini bahaya, bisa ancam jiwa dan keselamatan kelompok atau individu tertentu,” tambahnya.

Sebagai pengamat media sosial, dalam pandangannya kebanyakan pengguna internet adalah menggunakan internet masih dalam tahap biasa-biasa saja. hanya mungkin kadang tidak suka, kritik, nyinyir dan masih dalam batas wajar.

Kemudian dalam beberapa kasus, seperti memang ada kelompok kecil yang sengaja membuat konten untuk akhirnya disebarkan. Sementara pengguna internet tidak mengetahui konten tersebut berasal dari siapa dan dimana.

“Dengan ditemukan website saracen ini ternyata memang terkonfirmasi ada tim khusus dengan organisasi khusus yang secara profesional menebar kebencian atas dasar pesanan. Jadi memang mereka dibayar untuk melakukan hal ini,” ungkapnya

Hal itu kemudian menjadi berbahaya, karena pemerintah tidak lagi berhadapan dengan masyarakat secara umum. Enda memberi contoh, ketika pemerintah berhadapan dengan masyarakat, tentu masih bisa diskusi atau berargumentasi. sementara dalam sebuah organisasi penebar kebencian, akan menjadi seperti pasukan bayaran yang memang tugasnya menyebar konten-konten kebencian.

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Rapat Perdana Presidium DPP KAI, Kepemimpinan Bersama Itu pun Dimulai
July 3, 2024
Tingkatkan Kapasitas Anggota tentang UU TPKS, KAI Utus 20 AdvoKAI untuk Ikut Pelatihan IJRS
June 26, 2024
The Chef is TSH
June 10, 2024
Dihadiri Ribuan Advokat, Kongres IV KAI di Solo Trending Topic di Platform X
June 9, 2024
Pernah Ditempati Adnan Buyung Nasution, Honorary Chairman Kongres Advokat Indonesia Kini Diisi Tjoetjoe S Hernanto
June 8, 2024