Revisi Undang-Undang Pemilu Menghambat Tahapan Pemilu

Revisi Undang-Undang Pemilu Menghambat Tahapan Pemilu

Kai.or.id – Pemerintah mengembalikan Draf Undang-Undang pemilu ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) karena terdapat kesalahan di dalamnya, Minggu (6/8).

Revisi UU Pemilu akan menganggu tahapan pelaksanaan pemilu yang kan dimulai pada pertengahan bulan ini. “Seharusnya Agustus sudah mulai tahapan, jadi RUU Pemilu ini ya mengganggu. Termasuk pembuatan Peraturan KPU dan Sosialisasi Peraturan KPU,” ujar Ilham Saputra, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU).

KPU terus menyusun PKPU hingga saat ini. Beberapa Rancangan PKPU sudah disampaikan ke DPR untuk dibahas.

“Dengan dikembalikannya draf UU Pemilu oleh pemerintah ke DPR, tahapan pelaksana pemilu akan memakan waktu tambahan agar UU Pemilu diundangkan. Hal itu bisa membuat hambatan bagi KPU untuk menyusun PKPU,” jelas Ilham.

Ilham menjelaskan, KPU harus berkonsultasi dengan DPR dalam proses pembuatan PKPU. Surat telah dikirim ke komisi II untuk segera rapat dengar pendapat (RDP) PKPU disela-sela masa reses. Akan tetapi RDP tentang PKPU harus menunggu sampai UU Pemilu disahkan.

Tidak ada kekeliruan substansi atau materi dalam UU Pemilu, tetapi hanya kesalahan redaksional atau perbaikan penulisan dan susunan pasal atau halaman. Hal itu dipastikan oleh Kepala Pusat Penerangan Kementrian Dalam Negeri, Arief Mulya Edie.

 

 

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024