Irmanputra Sidin:Praktik Korupsi Yudisial Ganggu Jaminan Konstitusional Negara Hukum
Irmanputra Sidin Praktik Korupsi Yudisial Ganggu Jaminan Konstitusional Negara Hukum

Irmanputra Sidin: Praktik Korupsi Yudisial Ganggu Jaminan Konstitusional Negara Hukum

Irmanputra Sidin Praktik Korupsi Yudisial Ganggu Jaminan Konstitusional Negara Hukum

Tribunnews.com – Ahli Hukum Tata Negara Irmanputra Sidin menilai, operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pegawai Mahkamah Agung (MA), menjadi momen penting dalam memperbaiki sistem peradilan.

Yang ternyata, menurutnya, hingga saat ini belumlah bersih dari perilaku koruptif. “Hal ini tentunya harus diapresiasi bahwa pimpinan KPK yang baru membuktikan, mereka bukanlah tokoh yang sudah terkenal seperti pimpinan KPK sebelumnya. Namun, irama kerja KPK tetaplah tak berubah seperti masa lalu,” kata Irman, Senin (15/2/2016).

“Bagaimanapun praktek korupsi yudisial sangat menggangu akan jaminan konstitusional negara hukum. Dimana kekuasaan kehakiman diharapkan menjadi ujung tombak penegakan hukum yang adil, harus rontok oleh keadilan transaksional,” tegas Irman.

Hal ini, katanya lagi, menjadi penting untuk terus diperbaiki sistem peradilan saat ini. Termasuk, perilaku dan mental yang sudah melekat didalamnya selama bertahun-tahun selama ini.

Ia berharap, kepemimpinan MA harus berbenah diri akan kejadian ini. Sebab, bisa jadi komitmen hakim agung menjadikan MA sebagai zona bebas korupsi, namun ternyata tidak diikuti oleh aparat administrasi peradilannya.

“Oleh karenanya Ketua MA harus segera mengajak seluruh hakim agung secara kolektif dan massif untuk memperbaiki perilaku peradilan.Yang bisa jadi, bukan hanya terjadi di MA, namun juga sampai dipelosok daerah di Indonesia,” saran Irman.

Bagaimanapun pembenahan ini bukanlah beban tanggungjawab sepenuhnya kepada KPK. “Namun harus kembali kepada MA sendiri untuk membenahinya. Tentunya, dengan dukungan konstitusional Presiden dan DPR,” Irmanputra Sidin menegaskan.

(Kongres Advokat Indonesia)

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

PJ Sekda Sidenreng Rappang Jajaki Kerjasama Bidang Hukum dengan Kongres Advokat Indonesia
PJ Sekda Sidenreng Rappang Jajaki Kerjasama Bidang Hukum dengan Kongres Advokat Indonesia
April 25, 2024
Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024