Yusril: Jaksa Agung Saja Berkali-kali Kalah di Pengadilan, Apalagi cuma Biro Hukum DKI
Yusril: Jaksa Agung Saja Berkali-kali Kalah di Pengadilan, Apalagi cuma Biro Hukum DKI

Yusril: Jaksa Agung Saja Berkali-kali Kalah di Pengadilan, Apalagi cuma Biro Hukum DKI

Yusril: Jaksa Agung Saja Berkali-kali Kalah di Pengadilan, Apalagi cuma Biro Hukum DKI

Kompas.com – Kuasa hukum warga Luar Batang, Jakarta Utara, yaitu Yusril Ihza Mahendra yakin bahwa gugatan berkelompok atau class action yang akan diajukan pihaknya ke PTUN untuk menggugat Pemprov DKI akan dimenangkan warga Luar Batang. Yusril menyatakan, salah satu dasar keyakinan tersebut adalah lemahnya Biro Hukum Pemprov DKI.

Salah satu hal yang menjadi patokan Yusril adalah kemenangan gugatan warga Bidaracina, Jakarta Timur terhadap Pemprov DKI.

“Tidak hanya Pemprov DKI, Jaksa Agung sehebat-hebat manusia jadi Jaksa Agung berkali-kali kalah juga kan di pengadilan…, apalagi cuma Biro Hukum DKI,” ujar Yusril Ihza Mahendra di kantor DPD Demokrat, Rawamangun, Jakata Timur, Minggu (22/5/2016).

Saat ini Yusril tercatat menjadi kuasa hukum untuk tiga kasus yang melawan Pemprov DKI Jakarta, yaitu untuk warga Bidaracina, warga Luar Batang, dan untuk pengelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang di Bekasi, Jawa Barat. Dua kasus lainnya, selain Bidaracina sedang berlangsung di pengadilan. Kasus Bidaracina pun belum selesai karena Pemprov DKI Jakarta mengajukan kasasi.

(Kongres Advokat Indonesia)

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Memikirkan Kembali Wacana Kepemimpinan Presidium
May 26, 2024
Road To Kongres, KAI Gelar Talkshow Refleksi Demokrasi
May 24, 2024
Dr. Tjoetjoe: Kongres IV KAI Tempat Reuni & Berkumpul AdvoKAI se-Indonesia
May 22, 2024
RDP Pimpinan Se-Indonesia, Pengurus Daerah Solid Dukung Sistem Presidium Gantikan Sistem Presidensil di KAI
May 22, 2024
aldwin rahadian megantara vice president kongres advokat indonesia
Ciptakan OA yang Kondusif, DPP KAI Gelar RDP Bahas Sistem Kepemimpinan Presidium
May 22, 2024