PERADI FC, Peserta Terjauh di Mundi Avocat 2016
PERADI FC, Peserta Terjauh di Mundi Avocat 2016

PERADI FC, Peserta Terjauh di Mundi Avocat 2016

PERADI FC, Peserta Terjauh di Mundi Avocat 2016

Hukumonline.com – Ajang Mundi Avocat atau Piala Dunia sepakbola untuk kalangan advokat 2016 baru mulai digelar. Namun, satu-satunya wakil  Indonesia di ajang ini, tim sepakbola Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI FC) sudah mencatat sebuah “prestasi” khusus di keikutsertaannya yang pertama kali di ajang ini.

PERADI FC tercatat sebagai tim yang menempuh jarak paling jauh untuk hadir di La Manga, Spanyol, lokasi digelarnya Piala Dunia Advokat yang ke-18 ini. Fakta ini dipaparkan dalam acara pembukaan dan undian grup peserta di Cartagena, Spanyol, Jumat malam (13/5), yang dihadiri oleh lebih dari 1000 perwakilan dan penduking tim peserta.

“Tim mana yang harus menempuh jarak paling jauh untuk mengikuti Mundi Avocat?” demikian bunyi pertanyaan di layar besar, yang  kemudian dijawab dengan, “Jakarta, Indonesia (12.000 Km).”

Fakta ini rupanya membuat tim lain semakin penasaran. Salah seorang peserta dari Saint Petersburg, Rusia, bertanya kepada hukumonline di sela-sala acara drawing, berapa lama penerbangan yang harus ditempuh para pemain dan official PERADI FC untuk hadir ke La Manga.

Ketika dijawab kira-kira 16 jam penerbangan dengan dua kali transit, advokat asal Rusia itu hanya bisa geleng-geleng kepala dengan takjub. Apalagi, bila dibandingan dengan para advokat Rusia yang hanya menempuh lima jam penerbangan dari Rusia ke La Manga.

Marchelino Marlon Rio, yang memimpin rombongan besar tim PERADI FC menuju La Manga, merinci total perjalanan yang dilalui oleh tim PERADI FC bisa mencapai 24 jam. Ia merinci bahwa tim menghabiskan 8,5 jam perjalanan dari Jakarta untuk transit di Doha, Qatar. Di sana, para pungggawa tim PERADI FC harus menunggu penerbangan berikutnya selama 2 jam.

Lalu, penerbangan dilanjutkan dari Doha ke Madrid yang memakan wakitu 8 jam. Di sana, pemain dan official tim PERADI FC harus kembali menunggu selama 4 jam. Lalu, penerbangan kembali dilanjutkan ke Murcia, bandara yang terdekat dengan lokasi pagelaran Mundi Avocat, selama 1 jam dari Madrid. Kemudian, dari bandara Murcia, mereka masih kembali menempuh perjalanan 45 menit ke La Manga.

Marchelino menuturkan bahwa tidak ada kendala berarti selama perjalanan berlangsung terhadap rombongan yang terdiri dari 21 pemain dan official tim, serta tiga orang perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga. “Para pemain mencoba beristirahat selama transit di Madrid,” ujarnya.

Rekor di Mundi Avocat 2016
Selain disebutkan adanya tim terjauh, ajang Mundi Avocat tahun ini juga menciptakan rekor, yakni diikuti oleh 114 tim peserta dari empat kategori yang tersedia. Lalu, pemain yang ikut serta berjumlah lebih dari 2000 pemain. Presiden Mundi Avocat Vincent Pinatel menuturkan bahwa ini adalah peserta terbanyak sepanjang pagelaran Mundi Avocat.

Vincent juga menjelaskan adanya beberapa negara yang mengirim cukup banyak tim. Di urutan tiga besar, ada Argentina dengan 15 tim, Brazil dengan 10 tim, dan Maroko dengan 7 tim. Sedangkan, satu law firm di Tiongkok, yang disebut-sebut sebagai law firm terbesar di dunia dengan jumlah 15.000 lawyer, Dentons Law Firm mengirim tiga tim sekaligus.

(Kongres Advokat Indonesia)

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024