Basaria: Di KPK, Orang yang Dicegah Belum Tentu Mengarah ke Tersangka
Basaria: Di KPK, Orang yang Dicegah Belum Tentu Mengarah ke Tersangka

Basaria: Di KPK, Orang yang Dicegah Belum Tentu Mengarah ke Tersangka

Basaria: Di KPK, Orang yang Dicegah Belum Tentu Mengarah ke Tersangka

Kompas.com – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Basaria Panjaitan menegaskan, tujuan KPK meminta pihak Imigrasi untuk mencegah seseorang belum tentu karena ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut dia, pencegahan dilakukan untuk menahan yang bersangkutan bepergian ke luar negeri jika sewaktu-waktu keterangannya dibutuhkan KPK.

“Cekal yang dilakukan KPK adalah pada tahap penyidikan yang tujuannya adalah mengambil informasi sebanyak mungkin untuk mendukung penyidikan,” ujar Basaria di Jakarta, Sabtu (23/4/2016).

Basaria mengatakan, apa yang dilakukan KPK ini memang berbeda dengan dua lembaga penegak hukum lain, yakni kejaksaan dan Polri. Kejaksaan dan Polri mencegah seseorang setelah menetapkan seseorang, sementara KPK bisa mencegah seseorang meski orang itu bukan tersangka.

“Pencekalan yang dilakukan oleh KPK itu tidak dalam rangka mengarah ke tersangka. Itu harus bisa membedakan pencekalan yang dilakukan KPK dengan penegak hukum lainnya,” kata Basaria.

Misalnya, dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, KPK meminta Imigrasi mencegah Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi bepergian ke luar negeri.

Menurut Basaria, saat ini pihaknya sedang mempelajari apakah ada kaitan langsung antara Nurhadi dengan kasus tersebut.

“Sementara masih dikembangkan dulu apakah kemungkinan-kemungkinan untuk mengarah ke sana,” kata Basaria.

(Kongres Advokat Indonesia)

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

PJ Sekda Sidenreng Rappang Jajaki Kerjasama Bidang Hukum dengan Kongres Advokat Indonesia
PJ Sekda Sidenreng Rappang Jajaki Kerjasama Bidang Hukum dengan Kongres Advokat Indonesia
April 25, 2024
Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024