Pemeriksaan Keempat Terkait Suap Raperda, M Taufik: Cerita soal Balegda
Pemeriksaan Keempat Terkait Suap Raperda, M Taufik: Cerita soal Balegda

Pemeriksaan Keempat Terkait Suap Raperda, M Taufik: Cerita soal Balegda

Pemeriksaan Keempat Terkait Suap Raperda, M Taufik: Cerita soal Balegda

Detik.com – Sudah keempat kalinya, Ketua Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD DKI Jakarta, M Taufik, menjalani pemeriksaan di KPK. Dia mengaku kali ini diperiksa sebagai soal pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) mengenai reklamasi di Teluk Jakarta di Balegda DPRD DKI.

“Cerita soal Baleg, pembahasan saja,” ucap M Taufik sesaat sebelum masuk ke dalam gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (21/4/2016).

Lagi-lagi M Taufik diam saat ditanya soal pertemuannya di rumah Sugiyanto Kusuma alias Aguan pada akhir 2015. Kakak dari M Sanusi itu pun terus berjalan dan masuk ke dalam mobil.

Tentang pertemuan itu sendiri telah diamini oleh sejumlah pihak termasuk Ketua Panitia Khusus Reklamasi DPRD DKI Selamat Nurdin. Nama yang disebut hadir adalah Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi, Wakil Ketua DPRD DKI Mohammad Taufik, Ketua Fraksi Hanura DPRD DKI Muhammad Sangaji dan Ketua Panitia Khusus Reklamasi DPRD DKI Selamat Nurdin.

Pengacara M Sanusi, Krisna Murthi, sempat mengatakan bahwa kliennya sempat ditelepon M Taufik untuk merapat dan menjelaskan tentang mekanisme raperda. Namun belakangan Krisna meralat ucapannya sendiri bahwa pertemuan itu bukan untuk membahas mekanisme raperda.

“Pertemuan itu memang ada. Itu perlu saya klarifikasi sedikit bahwa pertemuan itu di rumah Aguan sama sekali tidak membahas soal Raperda. Pertemuan itu ya Pak Sanusi diundang oleh Pak Taufik karena waktu itu berkaitan dengan pas Gong Xi Fa Chai (imlek, -red),” ujar Krisna, Rabu kemarin.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan 3 orang tersangka yakni M Sanusi selaku Ketua Komisi D DPRD DKI dan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land (PT APL) Ariesman Widjaja serta Trinanda Prihantoro selaku Personal Assistant di PT APL.

Sebagai buntut kasus ini Menteri Kelautan dan Perikanan telah meminta proyek reklamasi di Teluk Jakarta dihentikan sementara.

(Kongres Advokat Indonesia)

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

PJ Sekda Sidenreng Rappang Jajaki Kerjasama Bidang Hukum dengan Kongres Advokat Indonesia
PJ Sekda Sidenreng Rappang Jajaki Kerjasama Bidang Hukum dengan Kongres Advokat Indonesia
April 25, 2024
Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024