Jaksa Agung lupa jumlah buron BLBI
Jaksa Agung lupa jumlah buron BLBI

Jaksa Agung Lupa Jumlah Buron BLBI

 Jaksa Agung lupa jumlah buron BLBI

Antaranews.com – Jaksa Agung H.M. Prasetyo mengaku lupa kepada jumlah buron kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang sampai sekarang belum ditangkap.

“Saya lupa satu per satu, ya semua buron yang di luar harus dituntaskan,” katanya seusai penandatanganan kerja sama Kejagung dengan LPSK di Jakarta, Selasa.

Bekas politisi Partai Nasdem itu mencontohkan bekas Bupati Temanggung yang sudah tujuh tahun melarikan diri ke Kamboja yang berhasil ditangkap.

“(Bupati Temanggung) tentunya harus mempertanggungjawabkan hukumannya,” katanya.

Di bagian lain, ia menegaskan ada perjanjian timbal balik dengan negara lain maka tidak ada pilihan lain bagi negara mana pun untuk tidak memberikan bantuan jika Indonesia memerlukannya.

“Samadikun itu orang Indonesia, kejahatannya di negara sendiri dan sekarang ketemu di China maka pemerintah negara itu harus memberikan bantuan untuk memulangkannya ke Indonesia,” katanya.

Prasetyo menegaskan pemulangan buron BLBI Samadikun Hartono dari China masih dalam proses.

“Sudah saya katakan bahwa Samadikun ditangkap di negara lain, maka harus kerja sama dengan mereka. Tidak bisa langsung kita comot,” katanya.

Ia menegaskan prosesnya harus diselesaikan melalui pembicaraan.

Samadikun ditangkap oleh pihak berwenang di China. Dia melarikan diri setelah Mahkamah Agung menolak kasasi dan memperberat hukumannya menjadi empat tahun.

Dia adalah Komisaris Utama Bank Modern yang mendapat suntikan dari BLBI dan menyelewengkan dana itu sehingga merugikan negara Rp11,9 miliar.

(Kongres Advokat Indonesia)

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024
Amanat Undang-undang, 39 Advokat Diangkat Dalam Sidang DPP Kongres Advokat Indonesia
January 29, 2024
Presiden KAI: Menunjukkan BAS Tiap Sidang Tidak Selaras Dengan Digitalisasi di Mahkamah Agung
December 18, 2023
Presiden KAI Dr. Tjoetjoe Tegaskan Advokat JM Diduga Pelaku Asusila Tak Terdaftar Anggota Kongres Advokat Indonesia
December 13, 2023