Selama Tiga Bulan, Polda Riau Ringkus 53 Pembakar Lahan
Selama Tiga Bulan, Polda Riau Ringkus 53 Pembakar Lahan

Selama Tiga Bulan, Polda Riau Ringkus 53 Pembakar Lahan

Selama Tiga Bulan, Polda Riau Ringkus 53 Pembakar Lahan

Tempo.co – Kepolisian Daerah Riau meringkus 53 orang pelaku pembakaran hutan dan lahan sepanjang 2016. Namun para pelaku kebanyakan dari perorangan yang tertangkap tangan melakukan pembakaran lahan untuk membuka perkebunan.

“Jumlah tersangka pembakar lahan 53 orang, semua dari perorangan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo, Kamis, 7 April 2016.

Guntur menjelaskan para tersangka yang ditangkap polisi saat ini tengah menjalani proses hukum di kepolisian resor setempat. Sepanjang 2016 ini, kata dia, polisi telah menangani 53 perkara pembakar lahan. Sebanyak 33 perkara masih dalam penyidikan, 4 perkara dalam tahap penyelidikan. Sedangkan 5 perkara lagi dalam tahap pemeriksaan berkas atau tahap l.  “Satu perkara telah dilimpahkan ke pengadilan,” katanya.

Guntur menjelaskanselain melaksanakan tindakan preventif penegakan hukum,  Kepolisian Daerah Riau terus berpatroli antisipasi pencegahan kebakaran lahan dengan melibatkan 4.775 personil di daerah rawan kebakaran lahan. Hingga kini, kata dia, polisi telah membangun 1.115 sekat kanal tersebar di sejumlah wilayah sebagai langkah restorasi gambut agar kembali basah dan tidak mudah terbakar.  “Kami juga telah sebarkan maklumat pelarangan bakar lahan di tengah masyarakat,” katanya.

Meski tidak banyak sebelumnya, kasus kebakaran hutan dan lahan hingga kini masih terus terjadi di Riau. Satelit Tera dan Aqua, Kamis, 7 April 2016 memantau 22 titik panas tersebar di wilayah Riau. “Titik panas terpantau pukul 07.00 pagi,” kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Pekanbaru, Sugarin.

Menurut Sugarin, titik panas tersebar di Bengkalis 7 titik, Meranti 8 titik, Siak 3 titik dan Pelalawan 2 titik. “Tingkat kepercayaan di atas 70 persen atau 13 titik panas,” katanya. Kebakaran lahan menyebabkan satu daerah yakni Dumai diselimuti kabut asap tipis. Jarak pandang di Dumai menurun hingga 3 Kilometer.

Komandan Satuan Tugas Udara Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Riau Marsma TNI Henri Alfiandi mengatakan, aksi pemadaman hingga kini masih terus dilakukan baik melalui darat maupun udara. Dua helikopter waterbombing dikerahkan padamkan api. “Di Bengkalis kami lakukan pemadaman 14 kali dan di Meranti 2 kali,” katanya.

(Kongres Advokat Indonesia)

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

The Chef is TSH
June 10, 2024
Dihadiri Ribuan Advokat, Kongres IV KAI di Solo Trending Topic di Platform X
June 9, 2024
Pernah Ditempati Adnan Buyung Nasution, Honorary Chairman Kongres Advokat Indonesia Kini Diisi Tjoetjoe S Hernanto
June 8, 2024
Ribuan Advokat Padati Edutorium UMS Ahmad Dahlan untuk Kongres IV KAI
June 8, 2024
Dr. Heru Notonegoro: Ribuan Advokat akan Padati Solo Hadiri Kongres IV KAI 2024
June 7, 2024