Ahok Tolak Kartu Diskon Belanja karena Takut Ditangkap KPK
Ahok Tolak Kartu Diskon Belanja karena Takut Ditangkap KPK

Ahok Tolak Kartu Diskon Belanja karena Takut Ditangkap KPK

Ahok Tolak Kartu Diskon Belanja karena Takut Ditangkap KPK

Kompas.com – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menolak kenang-kenangan atau hadiah yang diberikan oleh pihak Senayan City kepadanya dalam bentuk infinite card.

Hal itu disampaikan Basuki seusai memberikan sambutan dalam Jakarta Souvenir Design Award. Saat itu, Presiden Direktur Senayan City Arisman Wijaya menyerahkan plakat dan infinite card. Pria yang akrab disapa Ahok itu tampak kebingungan ketika sang pembawa acara mengatakan Basuki akan menerima kartu diskon belanja tersebut.

“Tunggu sebentar, tunggu sebentar. Ini harus dijelaskan dulu, ini kartu apa? Kalau kartu ini buat diskon belanja sepuasnya, saya senang sih, cuma nanti saya bisa ditangkap KPK,” kata Basuki, Sabtu (21/6/2014).

Mendengar itu, sang pembawa acara langsung gelagapan dan meminta Arisman menjelaskan kegunaan kartu itu kepada Basuki.

“Jadi, ini semacam kartu member Senayan City, Pak. Ini hanya kartu diskon untuk mendapatkan diskon terbesar dan dapatprivilege dibandingkan pengunjung lainnya,” kata Arisman.

Selama Arisman menjelaskan, raut muka Basuki kembali tampak kebingungan. Akhirnya, ia memutuskan untuk tidak menerima kartu istimewa itu.

“Maaf, bukannya saya tidak menghormati, tapi saya enggak bisa menerima kartu ini karena dalam undang-undang ini tergolong gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” ujar dia.

Mendengar jawaban tersebut, para pengunjung mal yang sedang melihat Basuki langsung riuh bertepuk tangan. Aksi Basuki itu mengundang decak kagum sebagian pengunjung mal tersebut.

Masih dengan wajah sedikit bingung, Basuki mengatakan, selain tak memiliki waktu untuk belanja di mal, ia juga tak mau memanfaatkan posisi sebagai Pelaksana Tugas Gubernur DKI selama Joko Widodo cuti.

“Jangan hanya karena saya sekarang menjabat sebagai Plt Gubernur, jadi saya diberikan keistimewaan ini. Padahal, Plt itu kan kepanjangannya ‘Pembantu Lumah Tangga’ Gubernur he-he-he. Nanti kasih saya lagi pas sudah pensiun saja,” kata Basuki.

(Kongres Advokat Indonesia)

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Rapat Perdana Presidium DPP KAI, Kepemimpinan Bersama Itu pun Dimulai
July 3, 2024
Tingkatkan Kapasitas Anggota tentang UU TPKS, KAI Utus 20 AdvoKAI untuk Ikut Pelatihan IJRS
June 26, 2024
The Chef is TSH
June 10, 2024
Dihadiri Ribuan Advokat, Kongres IV KAI di Solo Trending Topic di Platform X
June 9, 2024
Pernah Ditempati Adnan Buyung Nasution, Honorary Chairman Kongres Advokat Indonesia Kini Diisi Tjoetjoe S Hernanto
June 8, 2024