Kehabisan Uang, Mahasiswa Curi Sepeda Motor Teman Kostnya
Kehabisan Uang, Mahasiswa Curi Sepeda Motor Teman Kostnya

Kehabisan Uang, Mahasiswa Curi Sepeda Motor Teman Kostnya

Kehabisan Uang, Mahasiswa Curi Sepeda Motor Teman Kostnya

Republika.co.id – Seorang mahasiswa yang kuliah semester akhir di sebuah perguruan tinggi swasta nekad mencuri sepeda motor karena kehabisan biaya hidup di rumah kost kawasan Kampus Sebelas Meret Surakarta Jebres Solo.

Kepala Polsek Jebres Kompol Edison Panjaitan di Solo, Selasa, mengatakan, seorang mahasiswa yang menjadi tersangka pencurian sepeda motor Vario warna hitam nomor polisi AD 4220 AUE, yakni bernisial Fp (22). Menurut Kapolsek, pencurian sepeda motor milik korbannya yang masih teman kost tersangka tersebut pada Selasa (22/3) sekitar pukul 23.00 WIB ketika sepi dan pemiliknya sedang tidur.

Tersangka kemudian menuntun sepeda motor milik korban yang diparkir di halaman rumah kost. Dia pelan pelan keluar dari halaman kost dengan menuntun kendaraan hingga ke daerah Petoran Jebres. Namun tersangka saat dihentikan petugas yang sedang patroli tidak bisa menunjukkan kunci kotak dan surat-surat kendaraan. Tersangka langsung diamankan oleh petugas bersama barang bukti.

Tersangka saat hendak dimasukan ke mobil patroli sempat berupaya kabur bersembunyi semak-semak di kawasan Pedaringan. Namun, petugas akhirnya berhasil menangkap dan kini sedang diperiksak di Polsek untuk proses hukum lebih lanjut.

Menurut dia, dari hasil pemeriksaan tersangka mengaku nekad mencuri sepeda motor temannya karena sehabis pulang kuliah kehabisan uang saku untuk biaya hidup. Dirinya sudah ditagih harus membayar uang kost.

“Saya kemudian nekad membawa sepeda motor itu, karena sudah kehabisan biaya hidup,” kata Fp saat diperiksa dihadapan penyidik di Polsek Jebres.

Atas perbuatan tersangka akan dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian Kendaraan Bermotor dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda Rp900 juta.

(Kongres Advokat Indonesia)

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Rapat Perdana Presidium DPP KAI, Kepemimpinan Bersama Itu pun Dimulai
July 3, 2024
Tingkatkan Kapasitas Anggota tentang UU TPKS, KAI Utus 20 AdvoKAI untuk Ikut Pelatihan IJRS
June 26, 2024
The Chef is TSH
June 10, 2024
Dihadiri Ribuan Advokat, Kongres IV KAI di Solo Trending Topic di Platform X
June 9, 2024
Pernah Ditempati Adnan Buyung Nasution, Honorary Chairman Kongres Advokat Indonesia Kini Diisi Tjoetjoe S Hernanto
June 8, 2024