Polisi Gagalkan Penyelundupan Narkoba dari Malaysia
Digerebek, Perwira Polisi Ini Simpan Sabu di Sepatu

Polisi Gagalkan Penyelundupan Narkoba dari Malaysia

Polisi Gagalkan Penyelundupan Narkoba dari Malaysia

Republika.co.id – Polres Dumai, Provinsi Riau, menggagalkan upaya transaksi satu paket besar narkoba jenis sabu-sabu. Barang haram itu diduga berasal dari Malaysia dan masuk melalui Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.

“Dari pengungkapan itu, petugas mengamankan satu paket besar sabu-sabu seberat 48,14 gram serta timbangan digital,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Senin (28/3) malam.

Guntur menjelaskan pada pengungkapan yang dilakukan pada Senin sore tadi polisi mengamankan tiga orang pelaku berinisial Is (45) warga Rupat, MJ (34) dan AY alias Ifin (27). Kedua pelaku terakhir merupakan warga Kota Dumai.

Pengungkapan kasus tersebut, kata dia menceritakan, berawal dari adanya informasi masyarakat akan adanya transaksi narkoba di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Dumai Kota. Berawal dari informasi tersebut, polisi lantas melakukan penyelidikan dan pengintaian sebelum akhirnya menyergap ketiga pelaku saat berada di dalam rumah.

“Rumah itu diketahui milik pelaku MJ. Mereka ditangkap saat bertransaksi,” ujarnya.

Lebih jauh, dari pemeriksaan sementara pelaku Is mengaku sebagai pemilik narkoba itu. Is mengatakan bahwa dia mendapatkan barang haram itu dari Malaysia yang dibawa ke Rupat menggunakan speed boat atau kapal cepat.

“Dari pengakuannya, barang haram itu dibawa sekitar satu bulan lalu,” ujarnya.

Saat ini, seluruh pelaku berikut barang bukti diamankan di Mapolres Dumai guna pengembangan dan penyidikan lebih lanjut.
Sementara itu, sehari sebelumnya polisi turut mengamankan 12 paket narkoba jenis sabu-sabu beragam ukuran siap edar dari penggerebekan yang dilakukan di Kampung Dalam, Kota Dumai.

“Selain sabu, petugas turut mengamankan satu unit timbangan digital serta ratusan plastik pembungkus sabu-sabu,” kata Guntur. Ia mengatakan dari penggrebekan pada Minggu malam tadi) 27/3) itu, polisi mengamankan sejumlah pelaku berinisial HY (25), TA (44), AM (44), Ik (35) dan Ad (35). Dijelaskan Guntur, seluruh pelaku yang diamankan berasal dari Dumai dan Bengkalis.

Ia menjelaskan pengungkapan itu berawal dari adanya informasi masyarakat akan maraknya transaksi narkoba di lokasi tersebut. Berawal dari informasi itu, petugas lantas melakukan penyelidikan dan pengintaian hingga berhasil mengamankan sejumlah pelaku.

Menurut Guntur, pengungkapan itu masih dalam rangka Operasi Bersih Sikat Narkoba (Bersinar) hingga April 2016 mendatang.

(Kongres Advokat Indonesia)

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024
Amanat Undang-undang, 39 Advokat Diangkat Dalam Sidang DPP Kongres Advokat Indonesia
January 29, 2024
Presiden KAI: Menunjukkan BAS Tiap Sidang Tidak Selaras Dengan Digitalisasi di Mahkamah Agung
December 18, 2023
Presiden KAI Dr. Tjoetjoe Tegaskan Advokat JM Diduga Pelaku Asusila Tak Terdaftar Anggota Kongres Advokat Indonesia
December 13, 2023