Pengacara La Nyalla sebut kliennya patuh hukum
Pengacara La Nyalla sebut kliennya patuh hukum

Pengacara La Nyalla sebut kliennya patuh hukum

Pengacara La Nyalla sebut kliennya patuh hukum

Antaranews.com – Pengacara La Nyalla Matalitti yakni, Ahmad Riyadh, menyebutkan kliennya sudah patuh hukum terkait dengan penetapan tersangka dugaan korupsi pembelian saham “Initial Public Offering” Bank Jatim senilai Rp5 miliar.

“Setiap ada pemanggilan, kami selalu bersurat dan meminta penundaan pemeriksaan, jadi dimana sikap klien kami yang tak patuh hukum,” tanya dia saat memberikan keterangan kepada media, Senin.

Ia mengemukakan pihaknya tak bisa menghalangi langkah Kejati Jatim untuk melakukan penjemputan paksa terhadap kliennya. “Itu kewenangan mereka tapi kami sudah berusaha meminta penundaan pemeriksaan terkait dengan kasus ini,” katanya.

Disinggung terkait masalah akan ditetapkannya La Nyalla sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan, Riyadh mengaku belum mengetahuinya. Bahkan, kabar keberadaan La Nyalla di Luar Negeri (LN) tak begitu saja diterimanya.

“Kami ini tinggal di negara hukum, jadi kalau ngomong ya harus berdasarkan bukti, kalau Pak Nyalla ada di luar negeri, kan gampang ngeceknya, bisa tanya ke Imigrasi aja langsung,” katanya.

Ia mengatakan upaya praperadilan yang dilakukan La Nyalla hanya semata-mata untuk menguji sah atau tidaknya penetapan kliennya sebagai tersangka. “Untuk yang praperadilan bukan saya pengacaranya,” katanya.

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur melakukan upaya penjemputan paksa terhadap tersangka La Nyalla Matalitti terkait dengan kasus dugaan korupsi pembelian saham “Initial Public Offering” Bank Jatim senilai Rp5 miliar.

Dalam kasus tersebut, Kejaksaan Tinggi berkoordinasi dengan Polda Jatim untuk mendapatkan bantuan pengamanan karena pihak kejaksaan mendapatkan informasi bahwa rumah Ketua Kadin Jatim tersebut dijaga oleh Ormas Pemuda Pancasila.

(Kongres Advokat indonesia)

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024