Keji, Begini Modus Eksploitasi Bayi untuk Joki 3 in 1
Keji, Begini Modus Eksploitasi Bayi untuk Joki 3 in 1

Keji, Begini Modus Eksploitasi Bayi untuk Joki 3 in 1

Keji, Begini Modus Eksploitasi Bayi untuk Joki 3 in 1

Tempo.co – Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan kembali menetapkan dua orang pelaku sebagai tersangka yang diduga terlibat dalam tindak pidana perlindungan anak. Mereka berinisial ER dan SM.

“Kemarin, Kamis, 24 Maret, kami sudah sampaikan (ada dua tersangka) dan perkembangannya tersangka menjadi empat orang,” kata Kepala Polres Jakarta Selatan Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat di Mapolres Jakarta Selatan, Jumat, 25 Maret 2016.

Wahyu menjelaskan, dua tersangka yang baru ditetapkan hari ini merupakan pengembangan kasus dari delapan orang tua dan 17 anak pada Kamis lalu. Mereka ditangkap setelah polisi meringkus dua pelaku berinisial I dan NH di Blok M, Jakarta Selatan.

Wahyu mengatakan delapan orang dan 17 anak tersebut diverifikasi sejak kemarin. Kemudian, polisi mendapati ada satu bayi berusia enam bulan yang diberi obat penenang oleh dua pelaku yang merupakan pasangan, saat melakukan praktek joki three in one di jalanan. “Obat satu butir dibagi empat, per potongan dipakai satu kali. Pagi dikasih sore dikasih,” ujarnya.

Saat ini, dua korban berada di rumah perlindungan anak di Bambu Apus. Satu korban yang sebagai saksi sudah dikembalikan ke orang tuanya. Sementara bayi berinisial B sedang berada di RSPP untuk dicek kesehatan, dan akan diambil alih oleh dinas sosial.

Dari pengakuan tersangka, Wahyu menyebut modus kasus itu ada beberapa hal. Pertama, sewa-menyewa anak. Dalam sehari, anak tersebut disewakan seharga Rp 200 ribu. Kemudian modusnya lagi dengan memberikan obat penenang jenis Riklona (Clonazepam) dua miligram, supaya tidak rewel, dan bila anak tidak mau melakukan perintah, ada tindakan kekerasan dari orang tuanya.

“Masih didalami apakah anak ini merupakan anak kandung tersangka atau bukan. Tersangka yang terakhir ini pasangan tapi tidak ada surat nikah.”

(Kongres Advokat Indonesia)

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Bersinergi, KAI & Polri Tanda Tangani Nota Kesepahaman Tentang Peningkatan Kapasitas SDM
September 8, 2023
Harapan Presiden KAI & Pimpinan OA Lainnya di HUT MA ke-78
August 23, 2023
Siaran Pers DPP KAI Terkait Vice President KAI Adv. Prof. Denny Indrayana
July 17, 2023
9 Hakim MK Adukan Denny Indrayana ke KAI & Denny pun Keluar dari Grup WA DPP KAI Agar Tidak Mengganggu Pemeriksaan Etik
July 15, 2023
Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Sekretaris MA Hasbi Hasan!
July 11, 2023