Diduga Bawa 40 Kg Sabu dan 170 Ribu Butir Ekstasi, Kapal Ini Diperiksa
Diduga Bawa 40 Kg Sabu dan 170 Ribu Butir Ekstasi, Kapal Ini Diperiksa

Diduga Bawa 40 Kg Sabu dan 170 Ribu Butir Ekstasi, Kapal Ini Diperiksa

Diduga Bawa 40 Kg Sabu dan 170 Ribu Butir Ekstasi, Kapal Ini Diperiksa

Republika.co.id – Timsus NIC Dit Narkoba Bareskrim Mabes Polri memeriksa Kapal Bahari I yang diduga membawa sabu seberat 40 kilogram dan 170 ribu butir pil ekstasi, di Pelabuhan Cirebon, Sabtu (19/3) sekitar pukul 16.00 WIB.

Petugas memeriksa kapal dengan menggunakan dua ekor anjing pelacak. Pemeriksaan dilakukan di setiap sudut kapal. Pemeriksaan juga melibatkan Polairud Cirebon dan Kesyahbandaran Otorita Pelabuhan (KSOP).

Berdasarkan informasi, dari hasil pemeriksaan itu, ditemukan lima gram sabu di ruang kemudi nahkoda. Usai pemeriksaan, polisi kemudian memasang police line di kapal tersebut.

Wadir Polairud Jabar, AKBP Indra Rathana membenarkan adanya pemeriksaan oleh Tim Sus NIC Dit Narkoba Bareskrim Mabes Polri. Namun, dia enggan menjelaskan hasil pemeriksaan tersebut. ”Kami hanya mengawal saja,” ujar Indra.

Seperti diketahui, Mabes Polri berhasil mengamankan 40 kg sabu dan 170 ribu butir ekstasi dari hasil penggrebegan di tiga titik lokasi di Cirebon, Kamis (17/3) malam. Diduga, barang-barang haram tersebut dibawa menggunakan kapal Bahari I pembawa tepung sagu.

Kapal tersebut berangkat dari Selat Panjang, Riau dan sudah bersandar di Pelabuhan Cirebon sejak 9 Maret 2016. Diduga, barang-barang haram tersebut berasal dari Malaysia yang dibawa menggunakan jalur laut.

Polisi menangkap para tersangka dan menemukan barang bukti berupa puluhan kilogram sabu dan ratusan ribu butir ekstasi dari sebuah rumah kontrakkan di Perumahan Bumi Citra Lestari Blok A Kampung Wanacala Kelurahan Harjamukti, Kota Cirebon.

Selain itu, penangkapan tersangka juga dilakukan di rest area KM 117 Tol Cipali arah Jakarta. Para tersangka yang ditangkap yakni MR (30) warga Desa Kaduagung, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan dan KH (54) warga Jagastru Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon.

Selain itu, JS (52) warga Jl Tebing Tinggi Selat Panjang, Kepulauan Meranti dan WL (25) warga Desa Kaduagung, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan. Ditambah lagi, FJ (25) warga Kp Japat, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara dan RG (34) warga Taman Kedoya Permai, Kelurahan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Selain sabu dan ekstasi, barang bukti lainnya yang turut disita adalah satu unit kendaraan roda empat, seperangkat alat hisap, seperangkat alat pengemas paket shabu, dua gulungan alumunium foil, puluhan handphone dan puluhan kartu perdana seluler.

(Kongres Advokat Indonesia)

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

PJ Sekda Sidenreng Rappang Jajaki Kerjasama Bidang Hukum dengan Kongres Advokat Indonesia
PJ Sekda Sidenreng Rappang Jajaki Kerjasama Bidang Hukum dengan Kongres Advokat Indonesia
April 25, 2024
Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024