Dewan Pimpinan Pusat Kongres Advokat Indonesia (DPP KAI) bersiap menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Perhelatan akbar yang mempertemukan para AdvoKAI dari seluruh penjuru Nusantara ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat hingga Sabtu, 5–6 Juli 2026 mendatang.
Agenda besar ini disambut antusias oleh jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KAI Sulawesi Selatan (Sulsel). Ketua Presidium DPD KAI Sulsel, Adv. Mahyuddin Jamal, mengungkapkan bahwa Rakernas KAI 2026 ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan momentum krusial bagi masa depan profesi advokat di tanah air.
“Rakernas KAI 2026 di Lombok akan menjadi wadah berkumpulnya para advokat untuk merumuskan mimpi besar kita bersama. Rumusan tersebut akan berorientasi penuh pada peningkatan kualitas dan kemajuan dunia profesi advokat di Indonesia,” ujar Mahyuddin dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/6/2026).
Selain menjadi ajang perumusan kebijakan strategis, Direktur Kantor Hukum Anlawboratories and Associates ini menambahkan bahwa Rakernas juga berfungsi sebagai ajang silaturahmi nasional (temu kangen) bagi seluruh anggota AdvoKAI untuk saling berbagi pengalaman dan memperluas jaringan profesi.

Tiga Poin Strategis Penguatan Organisasi
Di kesempatan terpisah, Presidium DPD KAI Sulsel, Adv. Hasan, membeberkan sejumlah poin penting yang akan menjadi fokus pembahasan dalam Rakernas di Lombok nanti. Tiga isu utama yang diusung meliputi:
Peningkatan Profesionalisme Anggota: Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan berkelanjutan (continuing legal education) secara berkala melalui seminar, workshop, dan pelatihan khusus agar kompetensi anggota tetap relevan dengan perkembangan hukum masyarakat.
Penguatan Organisasi Berbasis Digital: Pengembangan sistem informasi administrasi keanggotaan dan pelayanan publik digital demi akses informasi hukum yang lebih cepat, transparan, dan efisien.
Evaluasi Tata Kelola Administrasi: Penataan ulang struktur organisasi guna meningkatkan efektivitas kinerja serta memperjelas fungsi setiap unsur di dalam KAI.
Gagasan Spektakuler Gerakan Seribu Paralegal (GSP)
Sementara itu, Presidium DPD KAI Sulsel lainnya, Adv. Harmoko, menekankan adanya satu agenda yang diprediksi akan menjadi terobosan bersejarah dalam Rakernas tahun ini, yaitu peluncuran Gerakan Seribu Paralegal (GSP).
“GSP akan menjadi tonggak sejarah baru. KAI berkomitmen menjadi satu-satunya organisasi advokat yang secara masif mendorong peran paralegal demi mewujudkan pemerataan akses hukum yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat,” tegas Harmoko.
Antusiasme menyambut Rakernas 2026 ini terlihat nyata dari kesiapan delegasi asal Sulawesi Selatan. Hingga saat ini, tercatat hampir 40 orang “Pasukan AdvoKAI” dari Sulsel telah menyelesaikan proses registrasi secara online dan menyatakan siap bertolak ke Lombok untuk mengawal jalannya Rakernas demi keberlanjutan dan penguatan organisasi di masa depan.






