Mengenal Asma, Kondisi Bawaan yang Diidap Rina Gunawan Sebelum Meninggal - Kongres Advokat Indonesia
Foto: CNN Indonesia

Mengenal Asma, Kondisi Bawaan yang Diidap Rina Gunawan Sebelum Meninggal

DETIK – Aktris Rina Gunawan meninggal dunia setelah sempat terpapar COVID-19 dan dirawat di ICU RS Pertamina Simprug, Jakarta. Sang suami, Teddy Syah, menyebut ada kondisi bawaan yang diidap Rina Gunawan.

“Memang ada penyakit bawaan asma dan radang paru-paru,” kata Teddy dikutip dari detikHot, Selasa (2/3/2021).

Disebutkan, Rina Gunawan sempat mengalami sesak napas sebelum meninggal. Belum dipastikan apakah kondisi terakhirnya sudah bebas COVID-19 atau masih positif. Keluarga masih menunggu keputusan rumah sakit soal prosedur pemakamannya.

Menurut data dari covid19.go.id, asma merupakan salah satu dari 10 besar penyakit komorbid pada pasien COVID-19, ditemukan pada 1,1 persen kasus. Sama seperti COVID-19, asma juga berdampak pada pernapasan.

Apa itu asma?

Dikutip dari Mayo Clinic, asma merupakan kondisi saluran napas yang menyempit dan membengkak serta bisa menghasilkan lendir yang mengganggu pernapasan. Bagi sebagian orang, asma hanya merupakan gangguan ringan, tetapi bagi sebagian yang lain bisa mengancam nyawa.

Pada dasarnya, asma tidak bisa disembuhkan. Namun kondisi ini bisa dikontrol.

Gejalanya apa?

Pada tiap orang, gejala asma bervariasi. Namun pada umumnya serangan asma ditandai dengan:

  • sesak napas
  • nyeri dada
  • napas berbunyi
  • susah tidur karena sesak
  • serangan batuk yang diperburuk virus pernapasan seperti flu.

Penyebabnya apa?

Tidak ada penjelasan pasti kenapa beberapa orang mengalami asma dan yang lain tidak. Namun diyakini, ada pengaruh faktor lingkungan dan bawaan (genetik).

Sedangkan pemicu asma antara lain:

  • alergen (penyebab alergi)
  • infeksi pernapasan
  • aktivitas fisik
  • udara dingin
  • asap
  • obat-obat tertentu
  • emosi dan stres
  • beberapa bahan tambahan makanan
  • serangan asam lambung.

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024
Amanat Undang-undang, 39 Advokat Diangkat Dalam Sidang DPP Kongres Advokat Indonesia
January 29, 2024
Presiden KAI: Menunjukkan BAS Tiap Sidang Tidak Selaras Dengan Digitalisasi di Mahkamah Agung
December 18, 2023
Presiden KAI Dr. Tjoetjoe Tegaskan Advokat JM Diduga Pelaku Asusila Tak Terdaftar Anggota Kongres Advokat Indonesia
December 13, 2023