KLHK siapkan langkah hukum soal kapal karam di Raja Ampat

KLHK siapkan langkah hukum soal kapal karam di Raja Ampat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyatakan kesiapannya untuk mengambil jalur hukum terkait kapal karam di Raja Ampat.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum KLHK Rasio Ridho Sani mengatakan, pihaknya bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah meninjau kondisi terumbu karang yang terjadi di Raja Ampat pada 21-23 desember 2019 lalu. Dari hasil peninjauan tersebut, pihaknya menemukan terjadinya kerusakan karang tersebut.

“Kami sedang menyiapkan langkah-langkah tindak lanjut dari kerusakan ini. Intinya kami mendukung untuk penyelesaian kasus ini dari segi penegakan hukum,” kata Ridho, Senin (6/1).

Ridho mengaku kasus itu tidak hanya terjadi di Raja Ampat. Akan tetapi juga terjadi di tempat lain di antaranya di Bangka Belitung, Karimun Jawa dan Pulau Komodo.

Di Bangka Belitung saja, Pemerintah telah menjatuhkan denda kepada Kapal berbendera Bahamas dan Belgia yang merusak terumbu karang. “Mereka membayar ganti rugi kepada negara sekitar US$ 2,5 juta,” ucap dia.

Sebelumnya, Kapal Pesiar mewah Aqua Blu berbendera Inggris dikabarkan menabrak karang dan kandas di kepulauan Wayag, Distrik Waigeo Barat Darata, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat pada 18 Desember 2019 lalu.

Kapal yang diketahui membawa wisatawan asing diperkirakan tidak memahami kondisi perairan di Raja Ampat dan tidak adanya pendampingan dari warga lokal setempat.

Baca Juga : Bukan Hukum Islam, Hak Waris Penganut Kristen Koptik Di Mesir Kini Diatur Mandiri

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024