Kerugian Penipuan Pencari Kerja Capai Rp 2 Miliar
Kerugian Penipuan Pencari Kerja Capai Rp 2 Miliar

Kerugian Penipuan Pencari Kerja Capai Rp 2 Miliar

Kerugian Penipuan Pencari Kerja Capai Rp 2 Miliar

Republika.co.id – Kerugian pencari kerja yang tertipu dengan modus perekrutan tenaga kerja PT Semen Jawa Sukabumi mencapai Rp 2 miliar. Angka tersebut terbilang besar karena pelaku mengharuskan pencari kerja menyetorkan uang sebesar Rp2-5 juta jika ingin menjadi karyawan di pabrik semen milik investor Thailand itu.

“Bahkan, hingga saat ini sudah ada 658 pencari kerja yang mengaku tertipu oknum yang mengatasnamakan Human Resources Development (HRD) PT Semen Jawa,” kata Kepala Bagian Operasi Polres Sukabumi Kota, Kompol Sulaeman Salim, Kamis (3/3).

Menurutnya, jumlah kerugian korban bisa terus bertambah karena diduga jumlah korban yang tertipu modus perekrutan tenaga kerja ternyata tidak hanya dari Sukabumi saja, tetapi cukup banyak yang dari luar Sukabumi. Selain itu, ada beberapa orang pencari kerja yang mengaku tertipu hingga Rp10 juta.

Maka dari itu, pihaknya terus mengembangkan kasus ini untuk membongkar modus yang dilakukan oleh para oknum yang mengatasnamakan HRD PT Semen Jawa. Namun, hingga kini pihaknya belum menetapkan tersangka. Hanya ada beberapa orang yang diduga sebagai otak penipuan maupun pencari calon tenaga kerja.

“Kami juga menyita barang bukti hasil penipuan yakni kwitansi bermaterai Rp6 ribu sebagai 658 lembar, sofa, tempat tidur dan lain-lain yang disita dari kantor perekrut tenaga kerja fiktif tersebut,” katanya.

(Kongres Advokat Indonesia)

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024
Amanat Undang-undang, 39 Advokat Diangkat Dalam Sidang DPP Kongres Advokat Indonesia
January 29, 2024
Presiden KAI: Menunjukkan BAS Tiap Sidang Tidak Selaras Dengan Digitalisasi di Mahkamah Agung
December 18, 2023
Presiden KAI Dr. Tjoetjoe Tegaskan Advokat JM Diduga Pelaku Asusila Tak Terdaftar Anggota Kongres Advokat Indonesia
December 13, 2023