Kecewa Sidang Ditunda, LBH Bandar Lampung Nilai Pemkot Tak Patuh Hukum
Kecewa Sidang Ditunda, LBH Bandar Lampung Nilai Pemkot Tak Patuh Hukum

Kecewa Sidang Ditunda, LBH Bandar Lampung Nilai Pemkot Tak Patuh Hukum

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com) : Puluhan warga Pasar Griya Sukarame Bandar Lampung yang menjadi korban penggusuran oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung pada 24 Juli 2018 lalu, merasa sangat kecewa lantaran hakim di Pengadilan Negeri Tanjung Karang kembali menunda sidang putusan.

“Kami merasa kecewa dengan semua ini ya kita tahulah kebutuhan kami ini banyak kalau terus terusan diundur seperti inikan repot juga karena sudah banyak menyita waktu,” ucap Budi Hartono Hasan (42) warga Pasar Griya kepada Lampungpro.com, Senin (25/03/2019).

Budi Hartono dan seluruh warga Pasar Griya Sukarame mengharapkan hari ini agar persidangan putusan dapat clear dan selesai, agar tidak ada permasalahan bagi warga. “Kita harap hari ini tuntas hasilnya terlepas apapun hasil putusannya akan kami terima. meskipun kami harap hasil putusan dapat memihak pada kami, jangan ada lagi istilah elit politik yang menyatakan hukum tumpul ke atas dan runcing ke bawah,” harap Budi dan warga lainnya.

Masyarakat Pasar Griya Sukarame yang tercatat masih bertahan memperjuangkan hak-haknya pada Pemerintah Kota Bandar Lampung, sebanyak 28 kepala keluarga. Dari 128 kepala keluarga, secara keseluruhan menginginkan kedepan harus ada kepastian dan langkah konkret nyata dan jelas.

Sementara itu, Kepala Divisi Advokasi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Bandar Lampung Kodri Ubaidillah menilai pihak tergugat, dalam hal ini Pemkot Bandar Lampung abai terhadap perintah pengadilan. “Kita semua disini menantikan keadilan Pemkot. Kami nilai mereka abai dan tidak patuh akan perintah pengadilan, ketika dihubungipun tidak ada jawaban,” ucap Kodri.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Kodri Ubaidillah, sidang putusan ditunda hingga dua pekan yang akan digelar pada 9 April 2019 mendatang.

Baca Juga : Ambisi Wujudkan Kota Layak Anak, Pemkot Bogor Fokus Dulu ke Anak Jalanan

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024