Artis Terseret Hukum di Jatim, dari Pencemaran sampai Prostitusi
Artis Terseret Hukum di Jatim, dari Pencemaran sampai Prostitusi

Artis Terseret Hukum di Jatim, dari Pencemaran sampai Prostitusi

VIVA – Kepolisian Daerah Jawa Timur beberapa bulan terakhir jadi sorotan. Gara-garanya institusi Kepolisian RI yang berkantor di Jalan A Yani Surabaya itu mengusut beberapa kasus yang menyerempet lebih dari tiga nama artis terkenal. Kasusnya macam-macam, dari pencemaran, kosmetik ilegal dan terbaru terkait prostitusi online.

Kasus pertama yang diusut Polda Jatim dan menyeret nama artis ialah kasus pencemaran nama baik karena vlog ujaran ‘idiot’. Diusut Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus sejak September 2018, kasus ini menyeret musikus sekaligus politikus terkenal, Ahmad Dhani Prasetyo, jadi tersangka.

Vlog ujaran ‘idiot’ itu dilakukan Dhani saat teradang massa penolak Deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya, Jawa Timur, pada akhir Agustus 2018 lalu, dan viral di media sosial. Salah satu elemen massa penolak deklarasi tersinggung lalu melaporkan Dhani ke Polda Jatim. Berkas kasus tersebut telah dinyatakan P21 oleh jaksa dan tak lama lagi akan disidangkan di pengadilan.

Kasus kedua yang jadi sorotan dan menyeret sejumlah artis wanita ialah kasus produk kecantikan oplosan bermerek Derma Skin Care atau DSC Beauty. Kasus ini disidik Subdit Tindak Pidana Tertentu Ditreskrimsus. Diusut sejak awal Desember 2018 lalu, kasus tersebut sudah menetapkan produsen kosmetik ilegal dengan inisial KIL.

Nah, sejumlah nama artis terseret karena selama berorasi sejak dua tahun lalu, KIL menggandeng tujuh artis wanita sebagai endorse produk kecantikan oplosannya di media sosial Instagram. Tujuh artis tersebut ialah Via Vallen, Nella Kharisma, Olla Ramlan, NR, MP, DK, dan DJB. Dari tujuh nama itu, baru Via Vallen dan Nella Kharisma yang sudah diperiksa sebagai saksi.

Baca Juga : Polisi Sebut Pengusaha Pemesan Vanessa Angel Bebas Hukum

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024