KPK Periksa Tiga Tersangka Suap PN Jaksel Untuk Iswahyu Widodo
KPK Periksa Tiga Tersangka Suap PN Jaksel Untuk Iswahyu Widodo

KPK Periksa Tiga Tersangka Suap PN Jaksel Untuk Iswahyu Widodo

RMOL. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaaan terhadap tiga tersangka dalam pengusutan kasus suap di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Jurubicara KPK, Febri Diansyah menyebutkan, tiga tersangka dihadirkan penyidik sebagai saksi untuk tersangka lainnya.

Ketiganya adalah Hakim PN Jaksel, Irwan; Panitera Pengganti PN Jaktim, Muhammad Ramadan; dan advokat, Arif Fitrawan.

“Status sudah tersangka, tetapi diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersanga IW (Iswahyu Widodo),” ujar Febri dalam keterangan tertulis, Rabu (12/12).

KPK mengungkap adanya kasus suap dalam penanganan perkara perdata di PN Jakarta Selatan dalam operasi tangkap tangan.

KPK mengamankan enam orang dalam OTT di Jakarta dan menetapkan lima diantaranya sebagai tersangka.

Mereka adalah Ketua Majelis Hakim PN Jaksel, Iswahyu Widodo; Hakim PN Jaksel, Irwan; Panitera Pengganti PN Jaktim, Muhammad Ramadan; seorang advokat, Arif Fitrawan; dan pihak swasta, Martin P. Silitonga.

Adapun alat bukti yang diamankan dalam operasi senyap tersebut berupa uang tunai 47 ribu dolar Singapura.

Baca Juga : Hadapi Permasalahan Hukum, GEo Dipa Energi Gandeng Kejaksaan RI

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

PJ Sekda Sidenreng Rappang Jajaki Kerjasama Bidang Hukum dengan Kongres Advokat Indonesia
PJ Sekda Sidenreng Rappang Jajaki Kerjasama Bidang Hukum dengan Kongres Advokat Indonesia
April 25, 2024
Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024