Wirausahawan Harus Paham Hukum Kewirausahaan
Wirausahawan Harus Paham Hukum Kewirausahaan

Wirausahawan Harus Paham Hukum Kewirausahaan

medcom.id — Pada seminar Peranan Hukum dalam Berwirausaha Guna Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Umat, Rulli mengatakan seorang pelaku usaha harus tetap melihat norma hukum di Indonesia dalam menjalankan usahanya.

“Apalagi, saat ini Indonesia juga sudah masuk dalam pasar bebas ASEAN, yang menuntut para pelaku usaha lebih memperhatikan detil-detil hukum terkait kewirausahaan,” kata Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM Rulli Nuryanto di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Minggu, 18 November 2018.

“Hukum yang berkaitan dengan berwirausaha itu memiliki dua sisi. Hukum diperlukan sebagai instrumen untuk menciptakan iklim kondusif bagi perkembangan kewirausahaan, dan fungsi kontrol atau pengaturan,” katanya.

Menurut dia, banyak peraturan yang terkait dengan kewirausahaan. Jadi, berwirausaha juga harus melek hukum, karena kalau nilai-nilai hukum dalam berwirausaha ini diabaikan maka akan berisiko pada usaha yang dijalankan.

Selain itu, saat ini pemerintah bersama DPR RI masih membahas secara cermat rancangan undang-undang untuk kewirausahaan nasional.

Undang-undang ini diharapkan jika nanti sudah disahkan, akan menjadi salah satu faktor pendorong bagi tumbuh dan berkembangnya wirausaha di Indonesia.

“Contohnya penjualan yang dilakukan melalui Instagram atau Youtube yang saat ini masih belum dikenai pajak penghasilan. Jadi, kami melihat penerapan hukum tentang wirausaha ini masih tidak beraturan,” katanya.

Meskipun demikian, Rulli tetap memotivasi mahasiswa atau generasi muda agar tidak berkecil hati untuk memulai usaha.

“Begitu juga dengan mahasiswa yang sudah merintis usaha kecil-kecilan, jangan `minder` dengan para pelaku usaha yang sudah maju dan memiliki nama besar, karena mental berwirausaha itu tumbuh seiring dengan adaptasi yang dijalani dalam menghadapi persaingan pasar,” katanya.

Sementara itu, pemilik Bahana Batik, Erwin Yuniati mengatakan untuk memiliki jiwa wirausaha ada tujuh syarat, yakni percaya diri, berorientasi tugas dan hasil, keberanian mengambil risiko, kepemimpinan, berorientasi ke masa depan, kreativitas dan inovasi, serta memiliki “tenaga dalam”.

“Tenaga dalam, dalam arti wirausahawan harus memiliki keuletan, ketabahan, ketekunan, kejujuran, kedisiplinan, ketulusan, keikhlasan, dan keramahan,” pungkas Erwin.

Baca Juga : KPPPA Tetapkan 4 Kelompok Anak Wajib Dilindungi Dari Radikalisme

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024