Novel Baswedan Desak Teror terhadap Pegawai KPK Diusut Hukum

Novel Baswedan Desak Teror terhadap Pegawai KPK Diusut Hukum

Tempo.co – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan menuntut agar teror terhadap pegawai KPK diproses secara hukum. Dia mengatakan teror yang dialami oleh pegawai KPK tak pernah diusut, bahkan jarang diungkap ke publik.

“Karena itu saya mendesak hal itu dibawa kepada proses formal,” kata Novel di kantornya, Jakarta, Kamis, 1 November 2018.

Novel merupakan salah satu pegawai KPK yang mengalami teror. Dua orang tak dikenal menyiram muka Novel dengan air keras di dekat rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara pada 11 April 2018. Akibatnya mata kiri Novel hampir buta. Selang 500 hari setelah kejadian itu, polisi belum berhasil menangkap pelaku.

Tapi Novel bukan satu-satunya pegawai KPK yang mengalami serangan. Menurut Novel, banyak pegawai KPK lainnya mengalami hal serupa, mulai dari disiram mobilnya dengan air keras, diculik bahkan diancam dibunuh. “Logika saya tidak sampai, ketika masalah pidana seperti ini tidak juga diungkap untuk sekian lama,” kata dia.

Novel meminta Presiden Jokowi mau untuk membantu mengungkap kasus tersebut. Dia juga mendesak pimpinan KPK menempuh jalur hukum untuk menuntaskan teror yang dialami pegawainya. “Saya mendesak hal itu,” kata dia.

Novel menilai mengungkap kasus teror terhadap petugas pemberantasan korupsi sama pentingnya dengan memberantas korupsi itu sendiri. Dia mengatakan penuntasan kasus teror itu penting agar tidak terus berulang.

Baca Juga : Ridwan Kamil Coret Produk Hukum Iwan Bule Karena Rugikan Buruh

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024