Wacana Paguyuban Kriminalisasi Rezim, Kubu Jokowi Respons Begini
Wacana Paguyuban Kriminalisasi Rezim, Kubu Jokowi Respons Begini

Wacana Paguyuban Kriminalisasi Rezim, Kubu Jokowi Respons Begini

JAKARTA, sindonews.com – Wakil Ketua DPR yang juga Politikus Partai Gerindra, Fadli Zon dan pegiat media sosial Buni Yani rencananya akan membentuk paguyuban kriminalisasi dan persekusi terhadap aktivis dan ulama di rezim Jokowi. Fadli dan Buni sama-sama menjadi tim sukses pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno.

Merespons hal ini, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding menegaskan bahwa selama Jokowi memerintah belum ada satu orang pun yanf dikriminalisasi.

“Tunjukkan di depan mata saya siapa? Bahwa seluruh termasuk Buni Yani itu adalah melalui proses hukum, dan hukumnya pun transparan mulai dari penyidikannya sampai pengadilannya dan penjatuhan hukumannya. Jadi tak ada kriminalisasi,” ujar Karding di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta (25/9/2018) malam.

Diakui Karding, saat ini memang tengah dibangun narasi oleh pihak-pihak tertentu bahwa terjadi banyak kriminalisasi di era pemerintahan Jokowi. Justeru sebaliknya, jika pihaknya ingin ikut-ikutan maka bisa membentuk paguyuban pelanggaran HAM.

Maka itu, Sekjen DPP PKB itu meminta agar Fadli dan Buni tak membangun isu yang dibuat-buat. Sebab, Indonesia menganut prinsip hukum. “Itu bukan kriminalisasi, itu adalah proses hukum,” kata Karding yang juga menjabat Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf.

Menurut dia, jika tidak ingin diproses hukum maka jangan berbuat salah. Karding menegaskan tak ada kriminalisasi terhadap aktivis dan ulama.

“Tunjukkan depan saya kalau ada seorang kiai dikriminalisasi pemerintahan. Semua proses dari hukum tetapi juga pemrintah tak boleh membiarkan orang tak berbuat salah dihukum. Tidak boleh,” tandasnya.

Baca Juga : Gugatan Praperadilan Pendukung Irwandi Ditolak Majelis Hakim

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024