Bripka Toni, Jualan Cilok Sambil Sebarkan Informasi Hukum
10 Jul 2018

Bripka Toni, Jualan Cilok Sambil Sebarkan Informasi Hukum

detik.com, Sleman – Seorang anggota polisi Polda DIY, Bripka Toni Purwanto (37) memilih berjualan cilok sepulang dari jam dinas kantor. Selain menyalurkan hobi memasak serta menambah penghasilan untuk uang jajan dan sekolah anak, ternyata ada keuntungan lain yang didapatnya.

“Bisa menambah waktu bersosialisasi langsung dengan masyarakat, bisa sosialisasi soal hukum, atau apapun soal informasi dari kepolisian yang harus disampaikan ke masyarakat,” kata Toni, Senin (9/7/2018).

Apalagi, di Polda DIY dia bertugas di Bidang Humas. Hal itu yang membuatnya bisa dengan mudah sosialisasi hukum ke masyarakat. Selain tentunya ketugasan sosialisasi sudah dia lakukan bersama rekan kerja di kantor.

“Kalau ada program baru dari kepolisian, seperti pendaftaran polisi, atau apapun, aturan tertib lalu lintas, menjaga kamtibmas, saya sampaikan ke pembeli,” jelasnya.

Toni berjualan cilok di pinggir jalan depan halaman kantor BRI KCP Maguwoharjo, Jalan Raya Tajem Km 2. Dia berjualan memakai gerobak setiap hari Senin-Sabtu mulai pukul 16.00 sampai habis.

Berjualan sejak Maret lalu, Toni mengaku memang tidak semua pembeli mengetahuinya bahwa dia seorang polisi.

“Ya saya spontan saja beri sosialisasi ke pembeli, di belakang saya jualan juga ada ATM, saya kerap ingatkan pengunjung ATM yang naik motor tidak pakai helm agar memakai helm, pasang pelat nomor yang benar, parkir yang benar. Sekecil apapun informasi dan pesan hukum selalu saya sampaikan,” ujarnya.

Toni juga mengakui ada beberapa pembeli yang tahu dia polisi. Reaksi mereka kaget kenapa seorang polisi mau berjualan cilok.

“Warga yang tahu saya polisi, kaget, polisi ternyata, kok mau jualan cilok. Mereka juga sering bertanya-tanya soal aturan hukum,” ungkap bapak dua orang anak ini.

Sejurus dengan hal itu, Toni juga menamai ciloknya dengan nama yang identik dengan kepolisian.

“Namanya Cilok 86, 86 itu salah satu kode sandi di polisi, juga familiar di masyarakat,” imbuhnya.

Toni masuk institusi kepolisian pada tahun 2006. Dia mulai berdinas di Polda DIY sejak awal 2017. Sebelumnya dia bertugas di Polres Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya.

Baca Juga : Pemprov DKI Tegaskan Pergub Badan Reklamasi Tak Cacat Hukum

Leave a Reply