Konsolidasi Organisasi, AdvoKAI Camp III/2026 Meriahkan 11 Tahun DPD KAI Jabar - Kongres Advokat Indonesia

Konsolidasi Organisasi, AdvoKAI Camp III/2026 Meriahkan 11 Tahun DPD KAI Jabar

Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Jawa Barat menggelar ADVOKAI CAMP III/2026 sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 di Tepi Gunung Nature Park Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu 24 Oktober 2026.

Kegiatan ini dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KAI, keluarga besar DPD KAI Jawa Barat, serta perwakilan Sekolah Tinggi Hukum Bandung (STHB).

Hadir di antaranya anggota Presidium DPP KAI, Adv. Diyah Sasanti R., S.H., MBA., M.H., M.Kn., CIL., CLA., CLI., CRA., yang datang langsung dari Surabaya, Bendahara Umum DPP KAI, Yaqutina Kusumawardani, S.H., M.H., dan Sekretaris Umum DPP KAI, Dr. Ibrahim, S.H., M.H.

Ketua DPD KAI Jawa Barat, Adv. Deny M. Ramdhany, S.H., CMe., CPCLE., CLMA., CCD mengatakan bahwa peringatan ulang tahun yang semestinya jatuh pada 5 Oktober namun kita gabungkan dengan acara ADVOKAI Camp III / 2026.

Ia berharap, momentum tersebut dapat memperkuat hubungan antar pengurus dan anggota, sekaligus mendorong organisasi agar semakin berkembang dan solid.

“Harapan kami, DPD KAI Jawa Barat semakin berkembang dan semakin solid. Selamat ulang tahun ke-11. Semoga ke depan DPD KAI Jawa Barat menjadi lebih baik,” ujarnya.

Deny juga menyampaikan rencana pelaksanaan Konferensi Daerah (KOPERDA) pada 15 Desember mendatang. Agenda tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses organisasi untuk menentukan arah kepemimpinan dan memperkuat konsolidasi internal.

Presidium DPP KAI Tekankan Kolaborasi dan Tanggung Jawab

Sementara itu, Presidium DPP KAI, Adv. Diyah Sasanti R., memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan ADVOKAI CAMP III/2026 dan peringatan HUT ke-11 DPD KAI Jawa Barat.

Menurutnya, perjalanan organisasi selama sebelas tahun bukanlah hal yang mudah. Berbagai dinamika dan tantangan menjadi bagian dari proses yang perlu dihadapi dengan semangat kebersamaan.

Ia menekankan pentingnya kerja sama, terutama dalam menghadapi masa transisi kepemimpinan dan menentukan arah organisasi ke depan.

Diyah mengingatkan bahwa setiap pengurus harus memahami tanggung jawabnya dan tidak menjalankan organisasi secara individual. Kolaborasi, komunikasi terbuka, serta kesediaan menyelesaikan perbedaan melalui musyawarah merupakan unsur penting dalam menjaga keutuhan organisasi.

“Apapun yang dilakukan harus memiliki rasa tanggung jawab. Kita harus bisa bekerja sama, bukan berjalan sendiri-sendiri,” pesan Diyah.

Ia juga mengingatkan bahwa apabila terdapat persoalan atau perbedaan pandangan yang tidak sesuai dengan nurani, hal tersebut sebaiknya dibicarakan secara baik-baik. Dengan demikian, persoalan internal tidak berlarut-larut dan tidak menjadi hambatan bagi perkembangan organisasi.

Menurut Diyah, seluruh keputusan dan langkah organisasi harus diarahkan pada kepentingan bersama serta kemajuan KAI.

Kepemimpinan dan Tata Kelola Menjadi Kunci

Lebih lanjut, Diyah menyoroti pentingnya pengembangan kapasitas kepemimpinan atau leadership bagi setiap pengurus.

Seorang pemimpin, menurutnya, tidak hanya dituntut mampu mengambil keputusan, tetapi juga harus memastikan organisasi berjalan melalui tata kelola yang baik dan bertanggung jawab.

Prinsip tersebut, lanjutnya, perlu diterapkan dalam kehidupan organisasi, termasuk dalam memperkuat koordinasi antara DPD dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

Ia mengapresiasi kreativitas DPD KAI Jawa Barat yang terus menghadirkan kegiatan organisasi. Menurutnya, kreativitas tersebut perlu dipertahankan dan dikembangkan agar menjadi sarana mempererat hubungan antar anggota sekaligus memperkuat struktur organisasi di daerah.

Memasuki usia ke-11, Diyah berharap DPD KAI Jawa Barat semakin solid, mampu memperkuat DPC-DPC, serta membangun pola kerja yang mengedepankan kolaborasi dan tanggung jawab bersama.

ADVOKAI CAMP sebagai Ruang Mempererat Kebersamaan

Penyelenggaraan ADVOKAI CAMP III/2026 tidak hanya menjadi bagian dari perayaan ulang tahun organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, membangun kedekatan, dan menyatukan visi antar pengurus serta anggota.

Di tengah dinamika profesi advokat dan perkembangan organisasi, soliditas internal menjadi salah satu modal penting untuk menjaga keberlanjutan organisasi.

Momentum sebelas tahun DPD KAI Jawa Barat diharapkan tidak berhenti pada seremoni peringatan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi, memperkuat tata kelola, serta membangun kepemimpinan yang terbuka terhadap masukan dan mampu bekerja secara kolektif.

Dengan rencana KOPERDA pada 15 Desember mendatang, konsolidasi organisasi menjadi agenda penting yang perlu dipersiapkan secara matang, mengedepankan musyawarah, dan berorientasi pada kepentingan bersama.

Sebelas tahun perjalanan DPD KAI Jawa Barat menjadi pengingat bahwa keberlanjutan organisasi tidak hanya ditentukan oleh usia, tetapi juga oleh kualitas kepemimpinan, tanggung jawab pengurus, dan komitmen seluruh anggota untuk menjaga solidaritas serta integritas profesi advokat.

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina KAI, Bamsoet : Pekerjaan Rumah Kita Banyak untuk Sektor Penegakan Hukum
September 27, 2024
Lantik Pengurus, Ketua Presidium DPP KAI: Kita Wujudkan AdvoKAI yang Cadas, Cerdas, Berkelas
September 27, 2024
Dihadiri Ketua Dewan Pembina Sekaligus Ketua MPR RI, Pengurus DPP KAI 2024-2029 Resmi Dikukuhkan
September 27, 2024
Audiensi Presidium DPP KAI – Menkum HAM RI: Kita Mitra Kerja!
September 7, 2024
Diangkat Kembali Ketua Dewan Pembina Kongres Advokat Indonesia (KAI), Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Pembentukan Dewan Advokat Nasional
July 25, 2024