Cetak Advokat Profesional Berintegritas, DPD KAI Jawa Barat Resmi Tutup PKPA 2026 - Kongres Advokat Indonesia

Cetak Advokat Profesional Berintegritas, DPD KAI Jawa Barat Resmi Tutup PKPA 2026

Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Jawa Barat secara resmi menutup rangkaian Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Tahun 2026 yang berlangsung selama lima hari, sejak 22 hingga 26 Juni 2026. Penutupan program yang berkolaborasi dengan Sekolah Tinggi Hukum Bandung (STHB) ini dilaksanakan langsung di kampus STHB, Jumat (26/6/2026).

Sebanyak 18 peserta yang berasal dari berbagai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) KAI se-Jawa Barat mengikuti pembelajaran intensif ini dengan bimbingan 15 narasumber dari kalangan akademisi, hakim, praktisi, dan advokat senior.

Ketua DPD KAI Jawa Barat, Advokat Deny M. Ramdhany, S.H., CMe., CPCLE., menjelaskan bahwa pemilihan format tatap muka di hari terakhir sengaja dilakukan demi membangun kedekatan internal organisasi.

“Selama lima hari ini para peserta telah mendapatkan materi dari 15 narasumber yang kompeten. Pada hari terakhir kami sengaja melaksanakan kegiatan secara offline atau tatap muka agar peserta dapat membangun komunikasi, mempererat silaturahmi dengan para pengajar, pengurus DPD maupun DPC KAI Jawa Barat,” ujar Deny.

Ia juga menyampaikan harapannya agar para lulusan hukum tidak ragu untuk berkarir bersama KAI. “Kami ingin para lulusan S1 Hukum khususnya di Jawa Barat dapat memilih ADVOKAI dalam mengabdikan dirinya sebagai penegak hukum. Hingga saat ini KAI terus berkomitmen membangun organisasi yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” tambahnya. Setelah menyelesaikan PKPA, para peserta dijadwalkan mengikuti tahapan pendidikan lanjutan sebelum proses pengangkatan dan sumpah advokat pada Oktober atau November 2026 mendatang.

Sekretaris DPD KAI Jawa Barat, Adv. Aa Jaelani, ikut menegaskan esensi penting pelaksanaan PKPA ini sebagai bagian dari amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat. Ia menekankan pentingnya menjaga standarisasi kualitas di tengah dinamisnya perkembangan dunia hukum.

Pernyataan senada diperkuat oleh Dewan Kehormatan DPD KAI Jawa Barat sekaligus dosen FH Universitas Langlang Buana, Advokat Dr. Sugeng Prayitno, S.H., M.H., yang menyatakan bahwa program ini membekali peserta dengan kompetensi tajam agar mampu bersaing profesional. Ia menambahkan, KAI secara konsisten mengusung semangat perjuangan yang khas.

“KAI mengusung semangat CADAS, CERDAS dan BERKELAS. Cerdas dalam memahami dan mengembangkan ilmu hukum, berkelas dalam menjaga integritas, menjunjung tinggi etika profesi, dan konsisten memperjuangkan keadilan,” tegas Sugeng.

Apresiasi terhadap jalannya program ini datang dari perwakilan panitia, AR Enggang Simpaty, S.H., C.Me., yang memuji keaktifan para peserta sepanjang pelatihan. Ia melihat para peserta memiliki modal yang kuat karena mayoritas telah mempunyai pengalaman magang di dunia hukum, sehingga diskusi seputar penanganan perkara litigasi maupun non-litigasi berjalan sangat hidup dan interaktif.

Dari pihak akademisi, Ketua STHB, Dr. Mas Putra Zenno Januarsyah, S.H., M.H., menyoroti kedudukan PKPA sebagai pilar utama dalam pembentukan karakter seorang penegak hukum.

“Sebelum menjadi advokat, seseorang wajib mengikuti pendidikan profesi. Saya berharap kegiatan ini benar-benar mampu melahirkan advokat yang handal, patuh terhadap hukum, memiliki etika profesi yang baik, dan mampu menjalankan tugasnya secara profesional,” ungkap Mas Putra.

Dirinya menilai PKPA merupakan bentuk investasi jangka panjang untuk melahirkan advokat berintegritas tinggi. “Kami sangat mengapresiasi konsistensi Kongres Advokat Indonesia DPD Jawa Barat dalam melaksanakan PKPA. Hingga saat ini kerja sama KAI dengan STHB telah berlangsung beberapa kali dan kami berharap dapat terus berlanjut pada gelombang-gelombang berikutnya,” tuturnya.

Rangkaian penutupan ini juga dihadiri oleh Presidium DPP KAI, Adv. H. Aldwin Rahadian M., S.H., M.A.P., CIL.. Dalam arahannya, Aldwin memberikan ucapan selamat sekaligus mengingatkan tanggung jawab besar yang akan diemban para calon advokat dalam menghadapi modernisasi hukum nasional, termasuk berlakunya KUHP baru serta dinamika RKUHAP.

“Menutup sambutannya, Presidium mengucapkan selamat kepada seluruh peserta PKPA Tahun 2026 yang telah menyelesaikan pendidikan dan mengingatkan agar terus menjaga integritas, menjunjung tinggi kode etik profesi, serta mengabdikan ilmu hukum demi tegaknya keadilan,” pungkas Aldwin.

Dengan berakhirnya PKPA Tahun 2026 ini, DPD KAI Jawa Barat dan STHB kembali membuktikan komitmennya untuk mencetak generasi advokat baru yang unggul, profesional, berwawasan luas, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi penegakan keadilan di Indonesia.

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina KAI, Bamsoet : Pekerjaan Rumah Kita Banyak untuk Sektor Penegakan Hukum
September 27, 2024
Lantik Pengurus, Ketua Presidium DPP KAI: Kita Wujudkan AdvoKAI yang Cadas, Cerdas, Berkelas
September 27, 2024
Dihadiri Ketua Dewan Pembina Sekaligus Ketua MPR RI, Pengurus DPP KAI 2024-2029 Resmi Dikukuhkan
September 27, 2024
Audiensi Presidium DPP KAI – Menkum HAM RI: Kita Mitra Kerja!
September 7, 2024
Diangkat Kembali Ketua Dewan Pembina Kongres Advokat Indonesia (KAI), Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Pembentukan Dewan Advokat Nasional
July 25, 2024