Ratusan Partisipan Hadiri Meeting Daring Pra Rakernas KAI 2026, Siap Jumpa Muka di Mataram! - Kongres Advokat Indonesia

Ratusan Partisipan Hadiri Meeting Daring Pra Rakernas KAI 2026, Siap Jumpa Muka di Mataram!

Kongres Advokat Indonesia menggelar Pra Rakernas KAI 2026 via Zoom Meeting bersama seluruh peserta rakernas se-Indonesia pada Sabtu, 30 Mei 2026. Pra Rakernas ini berlangsung dari pagi hingga sore hari, dan diberi pengarahan langsung Ketua Presidium DPP Kongres Advokat Indonesia Adv. Dr. KP. H. Heru S. Notonegoro, SH., MH., CIL., CRA.

Panitia Rakernas KAI 2026 sekaligus Presidium DPP KAI Adv. Muh. Israq Mahmud, SH., CLA., CIL dalam laporannya menjelaskan persiapan Rakernas sudah sesuai dengan perencanaan.

Kesiapan Panitia Rakernas Menyambut Peserta

“Dari target peserta bahkan saat ini sudah melebihi target peserta yang mendaftar,” ujarnya. Presidium Israq mengatakan bahwa rangkaian kegiatan Rakernas KAI 2026 akan didahului oleh kegiatan pendidikan paralegal dalam Gerakan Seribu Paralegal (GSP).

“Awalnya memang ada kendala teknis dalam perencanaan penyelenggaraan pelatihan Gerakan Seribu Paralegal (GSP) ini, namun ternyata pemerintah setempat di NTB sangat mendukung kegiatan ini, dan kita diterima dengan baik oleh Gubernur, biro hukum, hingga Kementerian Hukum pun mendukung, dan kegiatan Rakernas kita juga sangat didukung, jadi insyaAllah tanggal 4 nanti pelatihan GSP akan dilangsungkan” tuturnya.

Pantia juga telah siap untuk menyambut kedatangan para AdvoKAI dari seluruh Indonesia baik yang jalur udara via bandara mau pun jalur laut via pelabuhan. “Gubernur direncanakan membuka acara Rakernas, jadi bagi teman-teman daerah ditunggu untuk berkordinasi dengan rekan-rekan NTB terkait kedatangannya,” terangnya.

Arahan Substansial Presidium untuk Rakernas KAI 2026

Ketua Presidium DPP KAI Presidium Heru dalam arahannya mengatakan bahwa KAI perlu meninggalkan legacy di NTB, legacy tersebut berupa visi satu desa satu paralegal yang dimulai dengan pelatihan “Gerakan Seribu Paralegal” pada 4 Juni 2026 mendatang.

“Sebagai organisasi advokat yang tentunya punya bekal pengetahuan di bidang hukum, kita ingin kehadiran KAI di NTB dapat memberikan legacy untuk masyarakat dengan cara meningkatkan kualitas SDM di NTB. GSP ini momentum KAI sebagai OA pertama yang membuat pelatihan khusus para legal dengan jumlah yang cukup besar, harapannya kegiatan ini juga akan bisa dicontoh daerah lain,”

Presidium Heru menegaskan harapannya jika satu desa telah ada satu paralegal, diharapkan mereka tahu langkah apa yang harus diambil ketika ada masalah di lingkungannya, seperti masalah-masalah warisan, masalah keluarga, tanah, dan lainnya, mampu untuk melakukan minimal mediasi.

Selanjutnya secara intelektual, Presidium Heru menjelaskan bahwa di Rakernas KAI 2026 akan ada diskusi publik yang nantinya para AdvoKAI akan mengasah pengetahuan, pemahaman, dan wawasan yang juga akan meningkatkan profesionalitas sebagai advokat, khususnya seputar implementasi KUHAP di lapangan.

“Saya kira kita yang pertama melakukan evaluasi dan kajian terkait pelaksanaan KUHAP. Ini juga momentum kita meningkatkan pemahaman serta mencari solusi seandainya kita menemukan hambatan di lapangan,” tutur Presidium Heru.

Salah satu pembicara diskusi publik KUHAP ini adalah Wakil Menteri Hukum Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej, S.H., M.Hum., yang juga kerap disebut “koki” lahirnya KUHAP baru.

Ada juga pemateri yang akan hadir Hakim Agung RI pada Kamar Pidana Mahkamah Agung (MA), Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo, S.H., M.Hum., serta Direktur Eksekutif Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) Erasmus Abraham Todo Napitupulu mewakili masyarakat sipil. Selain itu beberapa pembicara masih dalam konfirmasi.

Presidium Heru berharap Pra Rakernas dapat menjadi ajang yang efektif untuk pembahasan seluruh draft-draft Rakernas, sehingga pada saat sidang Rakernas nanti, akan lebih mudah dan lancar.

Pra Rakernas KAI 2026 membahas dan menyepakati untuk disetujui pada sidang Rakernas di antaranya tentang rekomendasi internal dan eksternal, tata tertib, serta aturan organisasi terkait atribut, dan tata cara persidangan kode etik.

Polanya pada Rakernas KAI kali ini menurut Presidium Heru adalah bottom up, artinya seluruh ide dan gagasan khususnya tentang internal, datang dari pengurus-pengurus daerah untuk diakomodir di level pimpinan pusat.

“Partisipasi anggota dari daerah ini penting, karena KAI ini milik kita bersama,” terangnya.

Presidium Heru mengucapkan terimakasih dan penghargaan untuk seluruh AdvoKAI yang hadir dalam Pra Rakernas. Rautsan partisipan hadir dalam zoom meeting Pra Rakernas KAI 2026.

Sebagai informasi rangkaian kegiatan Rakernas KAI 2026 akan diselenggarakan di Hotel Lombok Raya pada 4-6 Juni 2026. Sidang pembahasan di Pra Rakernas sendiri selesai sekitar pukul empat sore.

Sidang Pra Rakernas dipimpin oleh Presidium DPP KAI Adv. Diyah Sasanti R, SH., MH., MBA., M.Kn., CLA., CIL., CLI., CRA., bersama Sekretaris Umum DPP KAI Adv. Ibrahim Massidenreng, SH., MH., CLA., CIL., KI (K).

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina KAI, Bamsoet : Pekerjaan Rumah Kita Banyak untuk Sektor Penegakan Hukum
September 27, 2024
Lantik Pengurus, Ketua Presidium DPP KAI: Kita Wujudkan AdvoKAI yang Cadas, Cerdas, Berkelas
September 27, 2024
Dihadiri Ketua Dewan Pembina Sekaligus Ketua MPR RI, Pengurus DPP KAI 2024-2029 Resmi Dikukuhkan
September 27, 2024
Audiensi Presidium DPP KAI – Menkum HAM RI: Kita Mitra Kerja!
September 7, 2024
Diangkat Kembali Ketua Dewan Pembina Kongres Advokat Indonesia (KAI), Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Pembentukan Dewan Advokat Nasional
July 25, 2024