KPK Tahan Bupati Banyuasin dan Lima Tersangka Suap
KPK Tahan Bupati Banyuasin dan Lima Tersangka Suap

KPK Tahan Bupati Banyuasin dan Lima Tersangka Suap

KPK Tahan Bupati Banyuasin dan Lima Tersangka Suap

Cnnindonesia.com – Komisi Pemberantasan Korupsi resmi menahan seluruh tersangka kasus dugaan suap pengadaan proyek di Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati mengatakan, para tersangka akan ditahan hingga 20 hari ke depan usai ditetapkan sebagai terangka.

“Keenam tersangka ditahan untuk 20 hari ke depan terhitung hari ini,” ujar Yuyuk dalam pesan tertulis, Senin (5/9).

Yuyuk mengatakan, para tersangka ditahan di sejumlah rumah tahanan berbeda. Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdinan di Rutan Pomdam Jaya Guntur, Jakarta Pusat; Direktur CV Putra Pratama Zulfikar Muhrrami di rutan kelas I Salemba, Jakarta Pusat; dan Kepala Subbagian Kepala Rumah Tangga Bagian Umum Sekretariat Daerah Banyuasin Rustami di Rutan Polres Jakarta Timur.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Banyuasin Umar Usman ditahan di Polres Jakarta Pusat; Kepala Seksi Pengembangan dan Pembangunan Disdik Banyuasin Sutaryo di rutan Kelas I Cipinang, Jaktim; dan pihak swasta bernama Kirman di rutan Kelas I Salemba, Jakpus.

KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap para tersangka di sejumlah lokasi di Sumsel. Penangkapan terhadap para pejabat Banyuasin terkait dengan suap yang dilakukan pengusaha Zulfikar terhadap Yan sebesar Rp1 miliar.

Uang suap yang diterima oleh Yan diduga digunakan untuk biaya ibadah haji bersama istrinya.

Atas tindakannnya, Zulfikar selaku penyuap disangka melanggar Pasal 5 Ayat 1 huruf a atau Pasal 5 Ayat 1 huruf b dan atau Pasal 13 Undang-Undang 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20 Tahun 2001 tentang Tipikor.

Sementara, lima tersangka lain termasuk Yan disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b dan atau Pasal 11 UU 20 Tahun 2001 tentang Tipikor Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

(Kongres Advokat Indonesia)

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

Presiden KAI: Mempertanyakan BAS Lawan di Pengadilan itu Tidak Sopan!
March 21, 2024
Gerak Cepat Pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Organisasi Advokat
March 13, 2024
Solid! Presiden Kongres Advokat Indonesia Sambut Hangat Pimpinan-Pimpinan Nasional Organisasi Advokat di Menara Sampoerna
March 6, 2024
KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024