Mantan pilot Lion Air pakai sabu divonis 1 tahun penjara
Mantan pilot Lion Air pakai sabu divonis 1 tahun penjara

Mantan pilot Lion Air pakai sabu divonis 1 tahun penjara

Merdeka.com – Maesa Soemargo, mantan pilot maskapai Lion Air diputus penjara 1 tahun penjara dalam kasus narkoba. Sidang digelar di Pengadilan Negeri Klas 1A Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (21/3).

Putusan terhadap Maesa dibacakan hakim ketua Eko Wiyono didampingi hakim anggota Elvis Lele dan Yonar Nanda. Terdakwa dikenakan pasal 127 tentang narkotika golongan III, dengan hukum penjara paling lama 1 tahun, Undang-Undang 35 tahun 2009, dikurangi masa tahanan 4 bulan.

Kuasa hukum terdakwa, Yuan Suan menerima putusan tersebut. Ia mengaku, kliennya mengonsumsi sabu dengan alasan hanya untuk menghilangkan capek, bukan untuk diperjualbelikan.

“Jadi nanti klien saya menjalani rehabilitas selama tiga bulan, terus dikurangi masa penahanan semua. Tahan sudah 4 bulan, jadi 1 tahun sisa 8 bulan ini dan kita terima. Dia baru pertama kali pakai, waktu dalam persidangan, dia bilang itu sekadar untuk menghilangkan rasa capek itu sa,” katanya, Jumat (22/3).

Usai diputus 1 tahun penjara, Maesa kembali ditahan di rumah tahanan klas IIB Kupang, dan menjalani masa rehabilitasi medis serta sosial, selama tiga bulan di BNN NTT.

Sebelumnya, pada 5 Desember 2017 lalu, Maesa ditangkap aparat Reserse Narkoba Polres Kupang Kota, sedang memakai sabu di kamar hotel di Kupang.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa 1 paket sabu sisa pemakaian, 1 handphone, bong pipet kaca, dua pemantik dan empat sedotan plastik, serta 1 botol minuman keras.

Baca Juga : Konsistensi Bernegara Hukum

Silahkan tinggalkan komentar tapi jangan gunakan kata-kata kasar. Kita bebas berpendapat dan tetap gunakan etika sopan santun.

TERPOPULER

TERFAVORIT

KAI Makin Mengukuhkan Diri Sebagai Organisasi Advokat Modern Berbasis Digital & Artificial Intelligence
January 30, 2024
tjoetjoe-sandjaja-hernanto-pengangkatan-dki-jakarta
Presiden KAI: Pilpres Sebentar Lagi, Ini Pilihan Saya!
January 30, 2024
Amanat Undang-undang, 39 Advokat Diangkat Dalam Sidang DPP Kongres Advokat Indonesia
January 29, 2024
Presiden KAI: Menunjukkan BAS Tiap Sidang Tidak Selaras Dengan Digitalisasi di Mahkamah Agung
December 18, 2023
Presiden KAI Dr. Tjoetjoe Tegaskan Advokat JM Diduga Pelaku Asusila Tak Terdaftar Anggota Kongres Advokat Indonesia
December 13, 2023